"Kami merasa tidak senang dengan perbuatan oknum yang semena-mena tersebut. Akibat dianiaya, sekarang adik kami masuk rumah sakit pak," ujar Razali, keluarga korban saat melapor di Provpam Polres Lingga.
"Adik kami mengatakan seluruh bagian dadanya sangat sakit dan minta di antar ke rumah sakit, Rabu kemaren. Dokter yang merawat menyampaikan kepada kami, paling sedikitnya 3 hari dirawat dan diperbolehkan pulang," katanya.
Keluarga korban yang melapor ke Polres Lingga diterima oleh petugas jaga yang kemudian laporan tersebut di teruskan ke Provpam Polres untuk di mintai keterangan. Saat melaporkan perkara ini, kelurga korban juga di dampingi ketua RT dan rekan korban. Sedangkan yang menerima laporan dua anggota Porovpam Polres Lingga.
"Awal kejadian, Adli yang masih adik kami smsan kepada rekan wanita yang baru lulus SMA, masih tetangga dekat. Tanpa diketahuinya rekan wanita yang ia SMS itu, sudah mempunyai suami. Merasa tidak senang di SMS oleh Adli, suami wanita tersebut melapor ke oknum," cerita keluarga korban.
Anehnya lagi, ungkap keluarga korban seperti yang telah dituturkan Aldi, tak lama setelah itu seorang wanita menelepon Adli untuk ketemu di lokasi Lorong Fajar, Kelurahan Dabo. Adlipun bergegas ke tempat tujuan, sesampainya di sana oknum tersebut sudah menunggu. Setelah itu Adli dibawa ke Polsek Dabo, disanalah Adli dihajar oknum tersebut, yang menyebabkan Adli harus masuk rumah sakit. (jfr)Share
Newer news items:
- Bubur Jagung Dinobatkan Sebagai Menu Favorit
- Pemasaran Sagu Harus Diperluas
- Pemasaran Sagu Harus Diperluas
- Camat Senayang Dijabat Pelaksana Tugas
Older news items:
- Adli Dipukul Usai Dijemput Tengah Malam
- Truk Solar Nyaris Masuk Jurang
- BBM Dijual di Atas HET
- Pemkab Gunakan Absensi Sidik Jari



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

