Minggu03292015

Last update12:00:00 AM

Back News Lingga Tujuh Desa Terima Dana PNPM-MPd

Tujuh Desa Terima Dana PNPM-MPd

LINGGA (HK)– Alokasi Dana Bantuan langsung Masyarakat (BLM ) yang disalurkan lewat PNPM- MPd untuk Kecamatan Singkep pada tahun anggaran 2012, sebesar Rp800 juta, sudah diterima serta sudah dicairkan Rp320 juta untuk tahap pertama kepada tujuh desa pemanfaat.

Wakil Bupati Lingga, Abu Hasyim mengatakan pemerintah menaruh perhatian yang besar kepada masyarakat di dalam pembangunan fisik melalui program PNPM agar menjadi lebih baik.

Abu mengimbau kepada camat, lurah, dan desa agar dapat mengikuti perkembangan PNPM, serta dapat mengawasi agar pembangunan terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Alfiandri, fasilitator teknik Lingga menyampaikan ketujuh desa penerima tahap 1 diantaranya, Desa Marok Kecil sebesar Rp113.878.400 dengan rincian pembangunan  rapat beton Rp54.931.000 serta Simpan Pinjam Kelompok Perempuan ( SPKP ) sebesar Rp58.947.400,

Desa Sedamai menerima Rp55.633.800 dengan rincian pembangunan gedung serba guna sebesar Rp29.318.000 dan SPKP sebesar Rp26.315.800, Desa Batu Berdaun menerima sebesar Rp.20.536.000 untuk membangunan Gedung PAUD, Desa Berhala menerima anggaran sebesar Rp24.682.600 pembanguna rabat beton.

Sedangkan Desa Batu Kacang menerima sebesar Rp12.631.600, untuk satu Kelompok Simpan Pinjam Perempuan. Desa Tanjung Harapan untuk satu Kelompok Simpan Pinjam Perempuan menerima sebesar Rp21.052.600, serta Desa Kote menerima sebesar Rp71.052.600 untuk empat kelompok Simpan Pinjam Perempuan.  (btd)

Share

Kios Liar di Buffer Zone

BATAM CENTER (HK)-- PESATNYA pembangunan Kota Batam ternyata tidak dibarengi dengan penataan kota yang berwawasan lingkungan. Ini terlihat dengan menjamurnya kios atau lapak-lapak yang dibangun di row...

Read more...

Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bisa dilihat adalah jalan berupa tanah berukuran lebar 3,5 meter. Jalan itu hingga kini masih difungsikan warga. Sebagian jal...

Read more...