Minggu10262014

Last update12:00:00 AM

Back News Lingga Plafon SMP 6 Musai Melengkung

Plafon SMP 6 Musai Melengkung

LINGGA (HK)-Salah satu ruangan kelas di SMP 6 Musai yang baru dibangun beberapa bulan lalu terlihat melengkung seperti akan roboh. Jika dibiarkan, hal itu dapat membahayakan siswa.

Rencanannya, sekolah tersebut baru akan beroperasi pada tahun ajaran 2012-2013 ini. Namun melihat kondisi fisik bangunan, warga pun minta pembangunan SMP 6 Musai ditinjau ulang.

Muslim, seorang warga Musai, mengatakan SMP yang berada di Desa Musai itu baru dibangun dengan jumlah lokal yang terdiri dari ruangan belajar ruang majelis guru. Namun, kondisi salah satu ruangan, yakni ruangan tengah nya melengkung  sepertinya ingin roboh kalau dibiarkan begitu saja.

" Saya sempat jalan-jalan ke sekolah ini, namun saya lihat plafon ruangan tengah sekolah tersebut melengkung," ujarnya.

Dikhawatirkan Muslim, sekolah yang akan beroperasi pada tahun ajaran baru  2012-2013 tersebut dengan plafon yang melengkung akan membahayakan bagi siswa yang nantinya belajar di ruangan tersebut. Bahkan, jalan untuk menuju sekolah tersebut masih dalam kondisi bersemak sekelilingnya.

Dengan demikian, Muslim berharap, demi kelancaran proses belajar mengajar di SMP 6 Musai nantinya, maka ia meminta kepada pihak terkait untuk meninjau ulang pembangunan sekolah tersebut. Ini dilakukan untuk menghindari timbulnya efek-efek yang tidak baik bagi siswa nanti.

Kepala Desa Musai Syafri Siddiq, mengatakan plafon  SMP 6 Musai yang baru dibangun tersebut seperti akan jatuh ke lantai.  Meskipun tidak parah tapi dikhawatirkan lama kelamaan bisa mendatang bahaya bagi siswa.

"Memang plafon ruangan tengahnya melendung,," ujarnya.

Senada dengan Muslim, Syafri juga berharap kepada pihak terkait, baik itu kontraktor maupun dari dinas pendidikan agar melakukan peninjauan ulang terhadap sekolah yang baru dibangun, sebab kalau dikatakan rusak, padahal sekolah itu baru dibangun.

" Harapan kita  supaya ditinjau ulang, saya khwatir, lengkungan plafon tersebut jatuh dan menimpa siswa yang sudah belajar di sana nanti," ujarnya. (cw60)

Share

Fokus

13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Minggu, 19 October 2014
13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Masih Banyak Tugas yang Belum Tuntas

TANJUNGPINANG (HK) -- Tiga belas tahun sudah...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...