Jumat04182014

Last update12:00:00 AM

Back News Lingga Gerbang Malam Tujuh Likur Tak Diperlombakan

Gerbang Malam Tujuh Likur Tak Diperlombakan

LINGGA- Pembangunan gerbang untuk Malam Tujuh Likur di Kabupaten Lingga sudah mulai dilakukan oleh masing-masing pemuda di kampung mereka. Namun Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lingga tidak akan memperlombakan gerbang tersebut.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, mengatakan diperlombakan atau tidak gerbang yang dibangun pemuda tersebut tergantung pihak kecamatan masing-masing.

" Malam Tujuh Likur adalah upaya memeriahkan malam-malam Ramadhan. Ini tradisi yang turun temurun, dari nenek moyang dahulu. Namun untuk tahun ini tidak dilombakan," ujarnya.  

Meski tidak diperlombakan, lanjut Junaidi, pihaknya tetap membantu sejumlah uang untuk pembangunan gerbang tersebut. Karena itu, masing-masing kecamatan diminta untuk mendata jumlah gerbang yang akan dibangun warga untuk malam tujuh likur ini.

Menurut Junaidi, sampai hari ini jumlah gerbang baru terdata kurang lebih 54 gerbang. Dalam memberikan bantuan, pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu, apakah nanti jumlah gerbang sesuai dengan informasi yang ada atau tidak.

" Berapa jumlah bantuan tergantung kepada berapa besar gerbangnya. Kita akan survei dulu," ungkapnya.  

Malam Tujuh Likur, kata Junaidi Adjam, adalah puncak kegiatan tradisi warga di Kabupaten Lingga dalam memeriahkan malam-malam Ramadhan, baik itu yang ada di Dabo maupun di Daik Lingga. Nantinya tiap perbatasan kampung terdapat gerbang kayu atau sejenisnya berbentuk kubah masjid.

Pada gerbang tersebut, diberi lampu yang terbuat dari kaleng dan kaleng tersebut dibuatkan sumbu seperti sumbu kompor. Sehingga, pada masing-masing gerbang tersebut yang sudah diukir sedemikian rupa dipasangkan lampu-lampu tersebut yang berbahan bakar minyak tanah.
Setiap 100 meter di sepanjang jalan akan dipasang lampu yang sama.

Dikatakan Junaidi, malam Tujuh Likur merupakan sebuah tradisi warga untuk memeriahkan malam-malam 20 terakhir Ramadhan. Karena pada malam-malam tersebut adalah malam dimana turunnya "Lailatul Qadar". (cw60)

Share

Fokus

Dari Kerang hingga Kerajinan Kaca

Sabtu, 15 March 2014
Dari Kerang hingga Kerajinan Kaca

Cinderamata Tanjungpinang

TANJUNGPINANG(HK)-- Kota Tanjungpinang yang merupakan d...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...