SELATPANJANG – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat rumah penduduk di Jalan Belanak, Kelurahan Selatpanjang Barat, Jumat (20/7) pukul 09.45 WIB. Sedikitnya 9 unit rumah dan 3 gudang ludes dilalap api. Kuatnya tiuapan anging, menyebabkan tim pemadam kabarakan Pemkab Kepulauan Meranti harus kerja ekstra keras. Dibantu masyarakat dan mesin pompa milik warga, api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 10.45 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Kerugian masih dalam penghitungan, di taksir sekitar 2 miliar rupiah” ungkap Kaposlek Tebing Tinggi, Kompol Irwan Harahap,SH melalui Kanitreskrim Polsek Tebing Tinggi, Ipda B. Purba, SH Jumat (21/7) di Selatpanjang.

Pihak Polsek Tebing Tinggi mendapat laporan adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 0-9.45 WIB dan lansung bergerak ke lokasi kejadian. Sampai di lokasi, kobaran api sudah membesar. Tim mobil pemadam kebakaran milik pemda dengan dibantu warga dan sejumlah mesin pompa air yang menyedot air laut dari tepian Sungai Juling, berupaya memadamkan api. Kondisi bangunan kayu yang sudah tua dan kuatnya tiupan angin dengan kondisi cuaca panas, menyebabkan kobaran api sulit dipadamkan.
“Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian. Penyebab kebakaran masih dalam lidik. Namun dari keterangan warga, api berasal dari lantai dua dari 12 unit rumah yang terbakar tersebut. Untuk mengungkap kasus ini, tim polsek Tebing Tinggi masih terus melakukan pengembangan penyelidikan dan mengamankan lokasi kejadian dengan pagar polis line” beber Kapolsek.
Heraman (40 th) salah seorang warga di lokasi kejadian kepada Haluan Riau, Jumat (21/7) mengatakan, kobaran api sangat cepat membesar. Tiupan anging yang kencang menyebabkan api sulit dipadamkan.
“Soal apa penyebab kebakaran kami tidak tahu. Tapi kobaran api pertama terlihat dari lantai dua salah satu banguan rumah. Untung tim mobil pemadam kebakaran pemda Meranti sigap dan cepat. Kalau lambat, api akan terus merambat dan jumlah rumah yang terbakar akan bertambah banyak,” ungkap Bapak empat anak ini
Kebakaran hebat yang sempat menarik perhatian warga kota Selatpanjang, mendapat perhatian Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan, MSi. Bupati didampingi ajudan yang bermaksud mau sarapan pagi di salah satu kedai kopi di jalan Sungai Juling, langsung membatalkan acara sarapan paginya. Bupati dengan didampingi ajudan, langsung turun ke lokasi kebakaran.
“Atas nama pemerintah daereah, kita ikut perihatin dengan kejadian ini. Kita sudah printahkan tim penanggulangan bencana pemkab Meranti untuk melakukan inventarisasi korban kebakaran. Dan Pemda segera memberikan bantuan sesuai dengan dana yang tersedia” ungkap Bupati kepada Haluan Riau, Jumat (21/7).(Rus)Share
Newer news items:
- Pertamina Hentikan Kuota Minyak Tanah
- 2015 Seluruh Desa Terang Benderang
- Dewan Meranti Akan Panggil PMD
- Pusat Alokasikan Rp3,5 M Untuk Program Ketahanan Pangan
Older news items:
- Meranti Digesa Kembangkan Energi Alternatif
- Tasik Air Putih Berpotensi Jadi Objek Wisata
- Dihantam Abrasi Pulau Rangsang Terancam Putus
- Warga Butuh Industri Hilir Kelapa



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

