Minggu12212014

Last update12:00:00 AM

Back News Meranti Belasan Unit Rumah Dilalap Api

Belasan Unit Rumah Dilalap Api

Padamkan Api- Petugas kebakaran tampak sibuk memadamkan api yang membakar 9 rumah dan 3 gudang di Jalan Belanak, Selatpanjang Barat, Jumat (20/7). Insert, Bupati Kepulauan Meranti Irwan,MSi tampak berbaur bersama warga membantu memadam api yang berkobar. (Ruslan/Haluan Kepri) SELATPANJANG – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat rumah penduduk di Jalan Belanak, Kelurahan Selatpanjang Barat, Jumat (20/7) pukul 09.45 WIB. Sedikitnya 9 unit rumah dan 3 gudang ludes dilalap api.

Kuatnya tiuapan anging, menyebabkan tim pemadam kabarakan Pemkab Kepulauan Meranti harus kerja ekstra keras. Dibantu masyarakat dan mesin pompa milik warga, api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 10.45 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Kerugian masih dalam penghitungan, di taksir sekitar 2 miliar rupiah” ungkap Kaposlek Tebing  Tinggi,  Kompol Irwan Harahap,SH melalui Kanitreskrim Polsek Tebing Tinggi, Ipda B. Purba, SH Jumat (21/7) di Selatpanjang.Padamkan Api- Petugas kebakaran tampak sibuk memadamkan api yang membakar 9 rumah dan 3 gudang di Jalan Belanak, Selatpanjang Barat, Jumat (20/7). Insert, Bupati Kepulauan Meranti Irwan,MSi tampak berbaur bersama warga membantu memadam api yang berkobar. (Ruslan/Haluan Kepri)

Pihak Polsek Tebing Tinggi mendapat laporan adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 0-9.45 WIB dan lansung bergerak ke lokasi kejadian. Sampai di lokasi, kobaran api sudah membesar. Tim mobil pemadam kebakaran milik pemda dengan dibantu warga dan sejumlah mesin pompa air yang menyedot air laut dari tepian Sungai Juling, berupaya memadamkan api. Kondisi bangunan kayu yang sudah tua dan kuatnya tiupan angin dengan kondisi cuaca panas, menyebabkan kobaran api sulit dipadamkan.

“Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian. Penyebab kebakaran masih dalam lidik. Namun  dari keterangan warga, api berasal dari lantai dua dari 12 unit rumah yang terbakar tersebut. Untuk mengungkap kasus ini, tim polsek Tebing Tinggi masih terus melakukan pengembangan penyelidikan dan mengamankan lokasi kejadian dengan pagar polis line” beber Kapolsek.

Heraman (40 th) salah seorang warga di lokasi kejadian kepada Haluan Riau, Jumat (21/7) mengatakan, kobaran api sangat cepat membesar. Tiupan anging yang kencang menyebabkan api sulit dipadamkan.

“Soal apa penyebab kebakaran kami tidak tahu. Tapi kobaran api pertama terlihat dari lantai dua salah satu banguan rumah. Untung tim mobil pemadam kebakaran pemda Meranti sigap dan cepat. Kalau lambat, api akan terus merambat  dan jumlah rumah yang terbakar akan bertambah banyak,” ungkap Bapak empat anak ini

Kebakaran hebat yang sempat menarik perhatian warga kota Selatpanjang, mendapat perhatian Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan, MSi. Bupati didampingi ajudan  yang bermaksud mau sarapan pagi di salah satu kedai kopi di jalan  Sungai Juling, langsung membatalkan acara sarapan paginya. Bupati dengan didampingi ajudan, langsung turun ke lokasi kebakaran.

“Atas nama pemerintah daereah, kita ikut perihatin dengan kejadian ini. Kita sudah printahkan tim penanggulangan bencana pemkab Meranti untuk melakukan inventarisasi korban kebakaran. Dan Pemda segera memberikan bantuan sesuai dengan dana yang tersedia” ungkap Bupati kepada Haluan Riau, Jumat (21/7).(Rus)

Share

Fokus

Batam Kembangkan Wisata Bahari

Minggu, 14 December 2014
Batam Kembangkan Wisata Bahari

KOTA Batam tidak hanya terkenal dengan wisata belanjanya tetapi juga dengan kein...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...