Selasa09232014

Last update12:00:00 AM

Back News Meranti Pusat Alokasikan Rp3,5 M Untuk Program Ketahanan Pangan

Pusat Alokasikan Rp3,5 M Untuk Program Ketahanan Pangan

SELATPANJANG – Pemerintah pusat memberikan apresiasi positif pada upaya Pemkab Kepulauan Meranti untuk menjadikan Pulang Rangsang sebagai pusat lumbung pangan di kawasan pulau terluar.

Sebagai bentuk komitmennya, melaui dana APBN 2012 pemerintah melalui kementerian pertanian telah mengalokasikan dana sebesar Rp3,5 miliar untuk mendukung realiasi program keteahanan pangan di Meranti.  

Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Julian Norwis mengungkapkan hal ini, Sabtu (21/7/) dari Jakarta.

“Alhamdulilah, pusat komit mendukung realiasi program ketahanan pangan Meranti. Untuk itu, pemerintah pusat melalui dana APBN 2012 ini telah mengalokasikan dana sebesar 3.56 miliar rupiah. Dari total tersebut, 2.06 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pertanian di Meranti” beber Julian Norwis.

Dari total dana Rp3,56 miliar tersebut urai Julian, Rp2,06 miliar  di peruntukkan pembangunan infrastruktur  pertanian di Rangsang Barat. Pembangunan infrastruktur pertanian ini meliputi, pencetakan sawah, normalisais saluran irigasi dan beberpa  program pendukung lainnya.  Sedangkan alokasi dana sebesar Rp1,5 miliar lagi, dialokasikan untuk pengembangan program peternakan.

Diharpakan dengan upaya ini Meranti secara bertahap akan mampu melakukan  pengembangan deversifikasi bahan pangan untuk mendukung program ketahana pangan nasional.

“Rangsang Barat yang telah diplot menjadi lumbung pangan Meranti, masih harus dibenahi. Dengan dana dari pusat tersebut, kita akan bangun jalan usaha tani yang menghubungkan desa-desa yang menjadi lumbung pangan di Ransang Barat, seperti Sendahur, Melai dan Sungai Cina. Selain itu, kita akan upayakan untuk melakukan normalisasis saluran irigasi yang melingkari desa-desa ini. Kita harpkan dengan upaya ini, kedepan petani akan mampu meningkatkan produktifitas hasil panen padi maupun bahan pangan lainnya” beber Julilan Norwis.

Bantu bibit unggul


Julian menambahkan,  selain mengalokasikan dana Rp3,56 miliar pusat juga mengalokasikan anggaran penyediaan bibit unggul untuk ribuan petani Meranti. Untuk tahun ini, pemerintah pusat telah mengalokasikan bibit unggul padi untuk 2000 hektar hamparan sawah di Meranti. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan bantuan bibit unggul jagung untuk 150 hektar.

“Sasaran dari bantuna ini jelas, diharapkan Meranti pada musim tanam kedepan akan mampu meningkatkan produksi panen padi dan jagungnya. Kita harpakan dari 2000 hektar bibit unggul pada yang dikelola petani, akan mampu mensuplai kebutuhan beras di  Meranti. Kalaupun belum mampu 100 persen, minimal 50-60 persen bisa terpenuhi mengingat potensi lahan di Meranti masih luas dan sangat subur” imbuh Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Meranti.(Rus)

Share

Fokus

Apakah Oknum Aparat Terlibat ?

Minggu, 07 September 2014
Apakah Oknum Aparat Terlibat ?

Pelangsir BBM di Batam

NONGSA(HK) -- Dugaan keterlibatan oknum polisi semakin ku...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...