Sabtu07262014

Last update12:00:00 AM

Back News Nasional Kapolda Kepri Dicopot

Kapolda Kepri Dicopot

JAKARTA--Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mencopot Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pol Raden Budi Winarso. Selain Budi, enam Kapolda lainnya juga diganti. Pergantian merupakan bagian dari mutasi besar-besaran terhadap 100 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah.


"Benar Kapolri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah. Hal ini berdasarkan telegram rahasia (TR) Kapolri Nomor ST/37/II/2012 tertanggal 23 Pebruari 2012. Mutasi dilakukan untuk penyegaran," kata Irjen Pol Saud Usman Nasution, Kadiv Humas Mabes Polri di Jakarta, Jumat (24/2).

Brigjen Pol Raden Budi Winarso akan menempati pos barunya sebagai Karojianbang Lemdikpol. Posisinya digantikan Brigjen Polisi Jotje Mende yang sebelumnya Karowabprof Divpropam Polri.

Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono mengaku Kapolda Kepri sudah menerima telegram rahasia (TR) terkait pergantian.

"Ya, sudah ada TR Kapolda Kepri diganti dan beberapa pejabat Polri lainnya," ujarnya melalui pesan singkat, kemarin.

Informasi pergantian Kapolda juga sudah banyak diketahui para perwira di Mapolda. Mereka kebanyakan mengaku mengetahui dari pemberiataan media online.

"Saya baca berita TR-nya baru keluar kemarin. Biasanya menjelang serah terima ada ramah tamah gitu," ujar seorang perwira yang enggan ditulis namanya.

Sementara itu enam  Kapolda lain yang juga dimutasi adalah Kapolda Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar), Kapolda Bali, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kapolda Maluku Utara (Malut), dan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Jabatan Kapolda Bali, yang semula dijabat Irjen Pol Totoy Herawan Indra digantikan Irjen Pol Budi Gunawan yang sebelumnya menjabat Kadivpropam Mabes Polri. Sedangkan Totoy Herawan akan menempati pos barunya sebagai Shalijemen Kapolri menggantikan Irjen Pol Pudji Hertanto Iskandar.

Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Brix Tewu akan bertukar posisi dengan Brigjen Pol Dicku D Atotoy. Dicku D Atotoy menjadi Kapolda Sulut, sementara Carlo Brix Tewu menjabat Karojianstra Sops Polri.

Irjen Pol Johny Wainal Usman yang sebelumnya menjadi Kapolda Sulselbar di mutasi menjadi Wakabaharkam Polri. Posisi Johny akan diisi Irjen Pol Mudji Waluyo yang sebelumnya menjabat Kadivkum Polri.

Kapolda Kalteng Brigjen Pol Damianus Jackie digantikan oleh Brigjen Pol Bachtiar Hasanuddin Tambunan, yang sebelumnya menjabat Karodalops Sops. Domianus akan menempati pos barunya menjadi Pati Yanma Polri dalam rangka pensiun.

Brigjen Pol Erlan Lukman Nulhakim dari Kapolda Malut menjadi Dirprog Pascasarjana STIK Lemdikpol. Sementara  Brigjen Pol Affan Richwanto, dari Karojianbang Lemdikpol menjadi Kapolda Malut.

Sementara Brigjen Pol Sigit Sudarmanto, Kapolda Sultra sebagai Karodalops Sops Polri, dan Brigjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya dari Dirprog Pascasarjana STIK Lemdikpol menjadi Kapolda Sultra

Perwira tinggi yang mendapat promosi adalah dua mantan jenderal yang terlibat kasus Gayus Halomoan Tambunan, yakni Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Raja Erizman.

Brigjen Edmon Ilyas dari staf pada Sahli Kapolri mendapat promosi menjadi pro analis kebijakan utama bidang Sosek Sahli Kapolri. Sedangkan Brigjen Pol Raja Erizman dari staf pada Sahli Kapolri jadi analis kebijakan utama bidang sosbud sahli Kapolri.

Di tempat terpisah sejumlah jenderal 'bermasalah' yang pernah dikait-kaitkan dengan sejumlah kasus justru mendapat promosi. Kritik pun mengalir ke kepolisian. Apakah sudah tidak ada lagi jenderal bersih yang jauh dari masalah?

"Saya rasa kebijakan Kapolri yang mempromosikan orang-orang bermasalah sangat patut dpertanyakan oleh Komisi III. Karena hal ini tentunya menyakiti rasa keadilan perwira polri lainnya dan juga publik," jelas anggota Komisi III DPR Indra SH, Jumat (24/2).

Langkah Kapolri yang memberi posisi baru untuk Brigjen Pol Raja Erizman, Brigjen Pol Edmond Ilyas, dan Irjen Pol Budi Gunawan pun dinilai tidak melihat sense of crisis di masyarakat.

"Karena siapa pun tahu bahwa Edmond dan Raja merupakan orang yang sangat-sangat patut diduga terlibat dalam kasus Gayus. Hal ini diperkuat dengan dicopotnya mereka dari jabatan sebelumnya. Artinya Polri mesti melihat bahwa mereka memang orang bermasalah, sehingga harus diberi sanksi tidak mendapat promosi. Sedangkan Budi Gunawan juga belum ada kejelasan atas kasus yang melilitnya," jelas politisi PKS ini.

Patut dicatat juga, lanjut Indra, dalam promosi yang dilakukan, Polri harus melihat apakah yang akan dipromosikan tersebut layak dan berprestasi, atau sebalikya mereka justru perwira tinggi yang bermasalah.

"Saya jadi bingung apa pertimbangan Kapolri mempromosikan mereka. Jangan-jangan pertimbangannya tidak objektif sebagaimana mestinya. Dalam melakukan promosi Kapolri wajib memperhatikan rekam jejak mereka," terangnya.

Dalam fotokopi telegram rahasia (TR) itu, tertulis Brigjen Edmond Ilyas yang sebelumnya menjadi staf ahli Kapolri kini dipromosikan menjadi analis kebijakan utama bidang sosek sahli Kapolri.

Kemudian Brigjen Raja Erizman yang dahulu menjadi staf ahli Kapolri kini menjadi analis kebijakan utama bidang Sosbud Sahli Kapolri. Dan juga, Kadiv Propam Polri Irjen Budi Gunawan diangkat dalam posisi baru menjadi Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol Totoy Herawan Indra.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution sudah menjelaskan soal mutasi ini. Promosi dilakukan sesuai dengan penilaian dan kemampuan. Untuk Edmond dan Raja, kasusnya sudah selesai dan ditangani jadi tidak ada persoalan. Sedang untuk Budi Gunawan pun demikian. Budi sudah memberikan klarifikasi soal tudingan rekening gendut dan semuanya sudah clear. (edy/dtc/viv)





Berikut Daftar Mutasi 28 Pati: (tabel)

1. Brigjen Edmon Ilyas : Staf Sahli Kapolri menjadi analis kebijakan utama bidang Sosek Sahli Kapolri.

2. Brigjen Pol Raja Erizman: Staf Sahli Kapolri jadi analis kebijakan utama bidang Sosbud Sahli Kapolri.

3. Irjen Pol Robert Aritonang: Kadiv TI menjadi Pati Yanma Polri dalam rangka pensiun.

4. Irjen Pol Muhammad Amin Saleh : Staf Gubernur Akpol Lemdikpol menjadi Kadiv TI Polri.

5. Irjen Pol Djoko Susilo:  Kakorlantas Polri menjadi Gubernur Akpol Lemdikpol

6. Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar: Sahlijemen Kapolri menjadi Kakorlantas Polri.

7. Irjen Pol Totoy Herawan Indra: Kapolda Bali menjadi Sahlijemen Kapolri.

8. Irjen Pol Budi Gunawan: Kadivpropam Polri menjadi Kapolda Bali
9. Irjen Pol Herman Effendi: Sahlisosek Kapolri menjadi Kadivpropam Polri.

10. Brigjen Pol Lalu Suprapta:  Karobindiklat menjadi Sahlisosek Kapolri.

11. Brigjen Pol Damianus Jackie: Kapolda Kalteng menjadi Pati Yanma Polri dalam rangka pensiun.

12. Brigjen Pol Bachtiar Hasanudin Tambunan: Karodalops Sops Polri menjadi Kapolda Kalteng.

13. Brigjen Pol Sigit Sudarmanto: Kapolda Sultra sebagai Karodalops Sops Polri.

14. Brigjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya: Dirprog Pascasarjana STIK Lemdikpol menjadi Kapolda Sultra.

15. Brigjen Pol Erlan Lukman Nulhakim: Kapolda Malut menjadi Dirprog Pascasarjana STIK Lemdikpol.

16. Brigjen Pol Affan Richwanto: Karojianbang Lemdikpol menjadi Kapolda Malut.

17. Brigjen Pol Raden Budi Winarso: Kapolda Kepri menjadi Karojianbang Lemdikpol.

18. Brigjen Pol Jotje Mende: Karowabprof Divpropam diangkat menjadi Kapolda Kepri.

19. Irjen Pol Bambang Suparno: Wakabaharkam Polri menjadi Pati Yanma Polri (penugasan pada Kemenko Polhukam).

20. Irjen Pol Johny Wainal Usman: Kapolda Sulsel menjadi Wakabaharkam Polri.

21. Irjen Pol Mudji Waluyo: Kadivkum Polri menjadi Kapolda Sulsel

22. Brigjen Pol Anton Setiadi: Kapuslitbang Polri menjadi Kadivkum Polri.

23. Brigjen Pol Bambang Purwoko Harsono: Karofaskor Sarpras Polri menjadi Pati Yanma Polri (dalam rangka pensiun).

24. Brigjen Pol Achmad Sukri Pasaribu: Irwil V Itwasum Polri menjadi Pati Yanma Polri (dalam rangka pensiun)

25. Brigjen Pol IGM Dirgahayu Wibawa: Karorenmin Baintelkam Polri menjadi Pati Yanma Polri (dalam rangka pensiun).

26. Brigjen Pol Carlo Brix Tewu: Kapolda Sulut menjadi Karojianstra Sops Polri.

27. Brigjen Pol Dicku D Atotoy: Karojianstra Sops menjadi Kapolda Sulut.

28. Brigjen Pol Tjahjo Hernoadi: Kapuspekeu Polri menjadi Pati Yanma Polri.

 

Share

Fokus

"AlQur'an Obat Segala Keresahan"

Kamis, 17 July 2014

Batam (HK) – "Allah SWT menurunkan obat bagi kegelisahan dan permasalahan manusi...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...