Rabu07302014

Last update12:00:00 AM

Back News Natuna Banyak Investor Batal Ke Natuna

Banyak Investor Batal Ke Natuna

RANAI -  Banyak sudah calon Investor yang sudah berencana menanamkan modalnya di Kabupaten Natuna, tapi rencana tersebut hingga sekarang belum ada kejelasan bahkan dinyatakan batal tanpa alasan yang jelas juga.

Hal itu dikatakan Bupati Natuna, Ilyas Sabli saat menghadiri coffee morning di Roni Renaldo, Jum'at (15/6).

Ilyas mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin, bahkan pemerintah daerah sendiri akan memberikan kemudahan dalam menangani segala bentuk kebutuhan para investor yang berkaitan dengan pemerintah daerah kepada para investor.

“Sejauh ini kita sudah upayakan berbagai hal untuk menggaet para calon investor itu, namun janji mereka dalam waktu dekat akan memberikan kepastian kepada kita, tapi tiba-tiba mereka diam saja dan menghilang,” katanya

Selain itu, kata Ilyas. sudah banyak para investor yang berencanan untuk menanam sahamnya di Natuna. Bahkan sudah sering sekali para ivestor tersebut dan pihaknya mengadakan pertemuan dalam rangka membahas rencana investasinya, tapi setelah melakukan banyak pertemuan malah mereka kemudian tidak menunjukkan niat baiknya.

"Kita sudah sering mengadakan pertemuan dengan banyak investor yang awalnya menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di sini. Tapi setelah bebrapa kali diadakan perundingan, mereka malah diam-diam saja, kemudian menghilang begitu saja," ujarnya.

Ditambahkan, tidak jarang diantara para investor itu yang seudah sampai kepada tahap perundingan yang membuahkan kesepakatan yang meilputi waktu, tempat dan jenis pelayanan yang harus disediakan oleh pemerintah.

"Dan letak tidak enaknya, kita sudah sepakat dalam berbagai hal, seperti waktunya, tempatnya dan apa saja yang mesti kita sediakan bagi mereka, tapi lagi-lagi mereka tidak menunjukkan niat baiknya," katanya.

Contohnya saja, kata bupati lagi, beberapa waktu lalu ada sekelompok pengusaha yang sudah memiliki rencana dan kesepakatan yang matang untuk menanamkan modalnya di Natuna. Namun dengan alasan yang tidak jelas, mereka membatalkan rencana dan kesepakatan tersebut.

"Contoh saja PT Bone Grasia Utama, mereka sudah sepakat untuk membuka usaha perikanan, galangan kapal pancing dan pariwisata di sini, malah mereka berjanji akan mulai berkantor di Kota Ranai pada awal bulan Mei 2012, tapi setelah itu, mereka menghilang dan tidak ada ceritanya sampai saat ini," ujarnya.

Meski demikian, kata Bupati Ilyas lagi, pihaknya akan terus melakukan lobi-lobi terhadap para investor agar mau menanamkan modalnya di Natuna, seraya berusaha terus meningkatkan kesiapan infrastruktur yang konon menjadi penghalang utama bagi para penanam modal itu berinvestasi di Natuna.

"Meski keadaannya seperti itu, kita tidak akan henti-hentinya melakukan lobi terhadap para penanam modal, sambil kita pelan-pelan menyiapkan infrastruktur yang selama ini dijadikan sebagi alasan bagi para investor untuk membatalkan niatnya menanam modalnya di sini," katanya.

Padahal, katanya lagi, pihaknya selalu memberikan jaminan untuk ketersediaan infrastruktur yang dibutuhkan bagi para investor tersebut, namun mereka masih saja kurang berniat, sementara mereka tidak memberikan alasan yang jelas kepada pemerintah. "Padahal kita selalu memberikan jaminan kepada mereka tentang infrasturktur yang mereka butuhkan seperti jalan sekarang sedang godok abis dan bahkan pelabuhan kita siap bikinkan," pungkasnya. (cw61).

Share

Fokus

"AlQur'an Obat Segala Keresahan"

Kamis, 17 July 2014

Batam (HK) – "Allah SWT menurunkan obat bagi kegelisahan dan permasalahan manusi...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...