Kamis04172014

Last update12:00:00 AM

Back News Natuna Pemekaran Bisa Gaet Dana

Pemekaran Bisa Gaet Dana

RANAI - Upaya pemekaran Kabupaten Natuna Barat dan Natuna Selatan memiliki tujuan pembangunan dan tujuan menggaet dana daerah yang bertumpuk di pusat, sebab Natuna memiliki banyak sumbang dan ke pusat. Hal itu dikatakan Ketua DPRD Natuna, Hadi Candra s, di kantor DPRD Natuna, kemarin.

"Selain untuk membangun daerah, pemekaran daerah ini juga dimaksudkan sebagai salah satu langkah kita untuk menggaet dana yang sudah numpuk di pusat yang diserap dari daerah," katanya.

Candra mengatakan, langkah tersebut akan bermuara kepada pembangunan yang semestinya dikembangkan di derah perbatasan seperti daerah Natuna yang berbatasan langsung dengan beberapa negara. "Namun demikian maksud utama kita adalah agar pembangunan di daerah ini bisa semakin lancar dan bisa dipercepat," katanya.

Dijelaskan Candra, Natuna memiliki sumbangsih yang sangat besar kepada pusat, dan hasil itu tidak diketahui oleh Natuna sendiri yang nota bene sebagai daerah penghasil terhadap provinsi Kepri saja sebanyak Rp1 triliun lebih. Sementara jatah Natuna sangat sedikit sekali dari hasil alamnya yang selama ini diraup oleh pusat. Namun ia tidak bersedia menyebutkan berapa besar dana hasil Natuna yang diraup pusat,

"Coba bayangkan Natuna ini sebagai daerah penghasil mendapatkan jatah sedikit sekali dari hasil yang diraup oleh pusat. Bayangkan saja pendapatan provinsi saja dari sini sebanyak satu triliun lebih. Oleh karena itu kenapa kita mesti takut untuk memekarkan kabupaten ini, tapi saya tidak tahu berapa jumlah dana yang diambil pusat dari Natuna ini saking banyaknya," tegasnya

Belum lagi dengan kebijakan sepihak yang diterapkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Keuangan dan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral RI dalam proses pembagian hasil Migas.

"Kita sudah dapat jatah sedikit, ditambah lagi dengan kami dizolimi dengan kebijakan sepihak yang diterapkan oleh mereka, kita tidak pernah tahu berap jumlah bagian kita yang sebenarnya, dan tidak ada standar pembagiannya sampai saat ini, mereka seenaknya saja melakukan apa yang mereka sukai," ujarnya.

Karenanya, langkah pemekaran itu harus segera di upayakan, agar dana tersebut lebih besar turunnya ke daerah Natuna, sebab jika tidak maka dana yang akan turun dari pusat tidak akan pernah berubah dan pembangunan akan seperti ini saja.

"Sampai kapan kita seperti ini, kalu tidak segera kita mekarkan Kabupten ini, pemabngunan akan menjadi jalan di tempat dan karena dananya akan sebegitu-begitu saja," katanya.

Oleh kerena itu, semua pihak diharpkan saling mendukung dalam menykseskan upaya memekarkan dua kabupaten tersebut, agar pembangunan bisa berjalan lancar. "Saya berharap dukungan dari semua pihak agar mendukung semaksimal mungkin dalam menyukseskan pemekaran kabupaten ini, agar pembangunan yang kita dambakan selama ini bisa berjalan lancar," pungkasnya. (cw61)

Share

Fokus

Dari Kerang hingga Kerajinan Kaca

Sabtu, 15 March 2014
Dari Kerang hingga Kerajinan Kaca

Cinderamata Tanjungpinang

TANJUNGPINANG(HK)-- Kota Tanjungpinang yang merupakan d...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...