Senin11242014

Last update12:00:00 AM

Back News Natuna RAPBDP Tunggu Kesiapan Dewan

RAPBDP Tunggu Kesiapan Dewan

RANAI (HK) - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belaja Daerah Perubahan (RAPBDP) Natuna sudah selesai dikerjakan Pemkab Natuna.  Saat ini menunggu kesiapan DPRD Natuna untuk pembahasannya.

Demikian di katakan Bupati Natuna Drs H Ilyas Sably, melalu pesan Black Berry Masanger, Selasa (18/9).

Ilyas mengatakan, rancangan usulan APBDP Natuna itu sudah diseleseaikan oleh Pemkab Natuna, sejak dua minggu yang lalu. "Oh, udah siap. Sudah dua minggu yang lalu siap," katanya.

Hanya saja, kata Ilyas lagi, hingga saat ini pihkanya masih menunggu kesiapan jadwal dari pihak DPRD Natuna. "Masih tunggu kesiapan dewan," tambahnya singkat.

Ditambahkan Ilyas, jumlah dana yang tercantum dalam usulan RAPBDP itu berjumlah Rp150 miliar. "Total rencana anggaran senilai Rp150 miliar," pungkasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Natuna, Drs Negesti Yuni Suprapti, mengaku sedang menunggu kesiapan dari pemkab. "Kita masih nunggu kesiapan dari pemerintah, sampai saat ini belum diserahkan kepada kami," katanya di Cemaga Tengah, Jumat (14/9) lalu.

Ia mengaku ingin secepatnya pembahasan dan pengesahan RAPBDP tersebut dilaksanakan, agar tidak sampai berlarut seperti pada pengalaman tahun sebelumnya.

"Kalau kami siap saja melakukan pembahasan, bahkan pengesahan. Kami tidak ingin itu terlambat lagi, seperti pada pengesahan APBD murni yang lalu. Agar tidak berdampak pada proses pembangunan daerah," pungkasnya.

Secara terpisah, anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Natuna, Mustafa mengatakan,  Senin (17/9) Pemkab Natuna baru memulai proses penyerahan RAPBDP tersebut.  "Hari ini kita baru mengurus penyerahannya ke dewan, tadi kami pergi ke dewan bersama dengan sekda," katanya.

Namun, kata Mustafa, pemerintah belum bisa menyerahkan rancangan anggaran tersebut, sebab semuanya belum diselesaikan oleh pemerintah.

"Kami belum bisa menyerahkan rancangan itu, sebab sebagiannya belum jadi. Karena pada sebagian proyek memerlukan waktu yang agak lama, jadi belum bisa kami selesaikan hingga saat ini," tuturnya.

Mustafa berjanji akan menyerahkan RAPBDP Natuna tersebut sebelum 27 September mendatang.  Sesuai aturan pengesahan APBDP,  paling lambat disahkan bulan September. "Ya, pokonya kami akan serahkan sebelum tanggal 27, sebab batas akhirnya september," pungkasnya. (cw61)

Share

Fokus

Ketika Harga BBM Tak Lagi Bersabat

Minggu, 23 November 2014
Ketika Harga BBM Tak Lagi Bersabat

TANJUNGPINANG (HK)-- Kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BB...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...