Rabu07302014

Last update12:00:00 AM

Back News Politik Rudy Dukung Frankim

Rudy Dukung Frankim

TANJUNGPINANG - Maju di luar keputusan Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), Calon Wakil Walikota Tanjungpinang, Rudy Chua terjebak permainan partainya sendiri. Sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari PPIB, Rudy menjadi salah satu aktor iklan dukungan terhadap Calon Walikota (Cawako) dan Calon Wakil Walikota Tanjungpinang, Hendry Frankim-Yusrizal di spanduk yang dipasang di salah satu sudut kota setempat.

Sontak saja, spanduk imbauan berbunyi, 'Kami Partai PIB Siap Memenangkan Hendry Frankim-Yusrizal' menjadi tamparan bagi Rudy. Soalnya Rudi maju di pemilihan walikota (Pilwako) bersama Cawako, Husnizar Hood. Pasangan ini didukung oleh Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

Rudy pun bereaksi keras atas pemasangan spanduk dukungan itu. Ia pun menyurati Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang.

"Saya jelas-jelas dirugikan atas pemasangan spanduk itu. Saya menilai sangat tidak etis memajang foto saya di spanduk tersebut. Itu perbuatan tidak terpuji," ungkap Rudy kecewa saat dikonfirmasi melalui via ponsel, Kamis (12/7).

Rudy berharap, spanduk itu dicabut. Karena dirinya mencium ada upaya memancing konflik di Pilwako kali ini.

"Jelas ini dapat mengundang konflik. Maka saya kirim surat protes ke Panwaslu. Agar spanduk itu dicabut. Padahal, sangat jelas, Ketua Umum PPIB, Kartini menegaskan, kalau PPIB mendukung dan menghormati sikap saya maju dalam Pilwako Tanjungpinang," tegasnya.

Ketua Panwaslu Tanjungpinang Mas Furqon bereaksi dan akan menyurati Cawako Hendry Frankim atas pemasangan spanduk dukungan tersebut.  Ia mengajak, agar semua tim sukses, partai politik dan pendukung masing-masing pasangan cawako tidak melakukan aktifitas yang bisa memicu terganggunya jalannya proses Pilwako.

"Saya sudah tau spanduk itu. Saya akan surati Cawako Frankim agar mencabut spanduk itu. Karena, masalah ini tentunya bisa memicu riak-riak konflik yang bisa merugikan semua pihak. Maka dari itu, saya mengimbau, agar oknum yang tidak bertanggungjawab tidak melakukan aktivitas mengganggu kelancaran jalannya proses Pilwako mendatang," tegasnya.

Tidak Melanggar


Salah seorang tokoh politik di Tanjungpinang, Maria Titiek Pangesti, SH MH menilai, spanduk dukungan PPIB terhadap Hendry Frankim sebagai Calon Walikota Tanjungpinang, merupakan suatu kewajaran dan tidak melanggar aturan dari partai yang bersangkutan.

"Apa yang tertulis dan terpajang pada spanduk dukungan Frankim itu tidak ada yang dilanggar. Karena apa yang telah menjadi kebijakan partai, tentu itu harus dapat dipenuhi dan dipatuhi oleh seluruh lapisan kader partai yang bersangkutan," ucap Maria, wanita yang pernah jadi Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang ini.

Senada juga disampaikan, Cawako Hendry Frankim. Ia menilai, tidak ada yang dilanggar dalam spanduk itu. Dukungan partai termasuk kadernya kepada cawako yang diusungnya sebuah kewajaran dan kepatutan.

"Wajar dong, kalau PPIB menyatakan dukungannya. Otomatis, kadernya mesti patuh dengan keputusan partainya. Apa salahnya," kata Frankim.

Secara pribadi Frankim tidak merasa terusik dengan protes yang disampaikan oleh Rudy. Ia menyakini, dinamika yang terjadi saat ini masih dalam tingkat kewajaran. (cw40/nel)

Share

Fokus

"AlQur'an Obat Segala Keresahan"

Kamis, 17 July 2014

Batam (HK) – "Allah SWT menurunkan obat bagi kegelisahan dan permasalahan manusi...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...