Sabtu12272014

Last update12:00:00 AM

Back News Politik Suryadi Ketua Panwaslu Batam

Suryadi Ketua Panwaslu Batam

Batam- Suryadi Prabu, kembali terpilih sebagai Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2014 untuk Kota Batam.

Pemilihan tersebut dilakukan setelah ia dilantik sebagai angggota Panwaslu Kota Batam bersama sejumlah anggota Panwaslu dari kabupaten dan kota se-Kepri oleh Panwaslu Kepri belum lama ini.

" Saya dipilih secara aklamasi oleh kawan-kawan dari Panwaslu Kota Batam," ujar Suryadi Prabu  yang sebelumnya juga Ketua Panwasda pada Pilwako Batam tahun 2010 lalu, melalui sambungan telepon, kemarin.

Menurut Suryadi, jumlah personil Panwaslu untuk Kota Batam sebanyak tiga orang. Mereka adalah orang-orang yang sebelumnya juga pernah menjadi anggota Panwas Pilkada Walikota Batam. Ketiga anggota Panwaslu tersebut yakni Suryadi Prabu, Aminah Yahya dan Syailendra Reza Irwansyah Rezeki.

" Yang akan kita lakukan pertama kali adalah menyiapkan kantor representatif untuk menunjang kerja Panwaslu kedepan. Namun sebelumnya, kita akan menghadap walikota dan DPRD guna menyampaikan keberadaan Panwaslu Kota Batam," katanya.

Dengan telah terbentuknya Panwaslu Kota Batam maka lembaga ini sudah bisa melakukan pengawasan terhadap tahapan Pemilu legislatif yang sudah mulai berjalan. Salah satu tahapan tersebut adalah verifikasi faktual 16 parpol.

" Yang menjadi target atau sasaran dari pengawasan itu ada tiga, pertama KPU sebagai penyelenggara pemilu, Parpol sebagai peserta pemilu dan masyarakat sebagai objek," katanya.

Panwaslu, kata dia, akan mengawasi setiap tahapan Pemilu yang sudah mulai berjalan. Seperti verifikasi parpol, Panwaslu akan mengawasi kelengkapan dokumen dari masing-masing parpol.

" Begitu juga pada tahap berikutnya, pendaftaran caleg akan diawasi kelengkapan dokumen masing-masing caleg. Pokoknya kita akan hadir dalam setiap tahapan Pemilu, baik itu Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden," katanya.

Jika sebelumnya dana operasiaonal Panwasda bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pada Panwaslu kali ini sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

" Daerah sifatnya hanya membantu hal-hal yang tidak terakomodir dalam APBN. Misalnya, sekretariat, kalau memang daerah bisa menyediakan, kita bisa manfaatkan. Kemudian, fasilitas-fasilitas lain yang dapat menunjang kinerja Panwaslu," katanya. (sfn)

Share

Fokus

Ini Kesempatan Kami Memperbaiki Kapal

Minggu, 21 December 2014
Ini Kesempatan Kami Memperbaiki Kapal

Batam (HK)-- Gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kepri, m...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...