Sabtu07262014

Last update12:00:00 AM

Back News Tanjungpinang Pejabat Pemko Batam Dilirik

Pejabat Pemko Batam Dilirik

Isu Reshufle Kabinet Sani-Soerya

TANJUNGPINANG- Isu perombakan kabinet Sani-Soerya, belakangan santer terdengar di kalangan pejabat Pemprov Kepri. Tersiar kabar bahwa sederet nama pejabat dan mantan pejabat Pemko Batam akan ditarik memperkuat barisan kabinet Duo HMS itu.

Beberapa nama pejabat dari Kota Batam itu, seperti Buralimar yang kini menjabat sebagai Asisten II Pemko Batam, Syamsul Bahrum yang kini menjadi staf ahli dan mantan Kadis Kadis Pariwisata Arifin Nasir.

"Ketiga nama itu sering disebut-sebut akan ditarik ke Pemprov Kepri. Di posisi mana mereka, itu Gubernur yang menentukan," kata salah seorang PNS di Pemprov Kepri, Rabu (21/9).

Sementara itu, di kabinet Sani-Soerya kini, sejumlah kepala SKPD juga dikabarkan akan mengalami perubahan posisi. Kepala BKD Reni Yusneli yang telah merangkap jabatan sebagai plt Asisiten II akan menggantikan Nuraida Moechsen. Sedangkan jabatan Reni sebagai Kepala BKD akan digantikan Abdul Malik, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Umum.  

Nama Guntur Sakti juga disebut. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepri itu dikabarkan akan memegang tampuk Biro Humas dan Protokoler Pemprov Kepri. Pertimbangannya, Guntur dinilai sebagai satu-satunya figur yang paling pas untuk mengatur jadwal dan berbagai agenda kegiatan Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Pak Guntur adalah sosok yang dinilai paling fleksibel dan sangat cocok untuk mengisi jabatan seperti Biro Humas dan Protokoler," kata sumber tadi.

Selain itu, Gubernur juga akan memanggil kembali sosok 'anak yang hilang' Arifin Nasir. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri itu namanya memang tenggelam pasca gagal bertarung di Pilwako Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Arifin bakal dipanggil untuk menggantikan Guntur, menjabat sebagai Kepala Dinas dan Pariwisata Kepri. Informasi lain menyebutkan, perombakan gerbong kabinet Sani-Soerya ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober nanti.

Arifin Nasir saat dikonfirmasi belum tahu soal isu tersebut. Jika hal itu benar, Arifin siap ditempatkan di posisi manapun.

"Saya belum tahu, tuh informasi itu. Namun, jika Pak Sani kembali mempercayai saya siap. Usia saya saat ini baru 53 tahun, golongan saya sudah IV D, dan saya pernah menjadi Kadis Pariwisata dan Kadisnaker Kota Batam, masing-masing selama 4 tahun," kata mantan Kadisdik Kepri itu yang mengaku terserang demam sejak beberapa hari belakangan ini. (rul)

Share

Fokus

"AlQur'an Obat Segala Keresahan"

Kamis, 17 July 2014

Batam (HK) – "Allah SWT menurunkan obat bagi kegelisahan dan permasalahan manusi...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...