Sabtu09202014

Last update12:00:00 AM

Back News Tanjungpinang 132 Cama IPDN Lulus Seleksi

132 Cama IPDN Lulus Seleksi

TANJUNGPINANG (HK) - Sebanyak 132 calon mahasiswa (cama) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2012 dinyatakan lulus dalam dua tahapan tes awal. Seleksi pertama tes administrasi yang dilakukan langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri, dimana diikuti 194 peserta.

"Ada beberapa orang yang mengundurkan diri. Dan, akhirnya hanya 176 yang dinyatakan siap mengikuti tes pertama, yakni tes psikologi," kata Kepala BKD Kepri, Buralimar, akhir pekan lalu.

Ia menegaskan tidak ada istilah main mata dalam penerimaan calon mahasiswa baru IPDN asal Kepri. Dan kalaupun ada anak pejabat yang lulus, ini memang murni hasil tes yang dilalui oleh cama tersebut.

"Proses penerimaan dan tesnya itu cukup panjang, serta melibatkan tim dari pemerintah pusat," terang Buralimar.

Terkait pengunduran diri sejumlah cama IPDN ini, diduga banyak pihak berkaitan erat dengan isu sogok menyogok hingga ratusan juta rupiah, ataupun karena ada banyak anak pejabat yang ikut masuk dan mendaftar, Buralimar memastikan bahwa itu hanya sebatas isu.

Lebih lanjut dikatakannya, setelah 176 orang mengikuti tes psikologi yang dilakukan langsung oleh Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat, Bandung, Jawa Barat. Akhirnya sekarang tersisa 132  cama IPDN yang akan melanjutkan di program tes kedua.

"Tes kedua ini, meliputi tes kesehatan yang dikoordinir oleh Tim Kesehatan Rumah Sakit umum Provinsi (RSUP) Kepri, Tanjungpinang," sebutnya.

Setelah seleksi tes kesehatan dilalui, sambung Buralimar, para siswa yang lulus akan mengikuti program tes selanjutnya, yakni tes Samapta yang dikoordinir oleh tim dari Kepolisian Daerah (Polda) Kepri.

"Jika lulus di tes ketiga tentang Samapta. Tes keempat dan kelima adalah Tes Potensi Akademik (TPA) dan Pantohir yang dilakukan langsung oleh tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," paparnya.

Buralimar berharap, semua pihak bisa secara objektif menilai dan melihat proses penerimaan calon mahasiswa IPDN ini. Apalagi dalam tahapan-tahapan seleksi, melibatkan banyak pihak. Baik itu TNI AD, Polri dan Kemendagri.

"Saya maklumi jika ada pihak yang protes dan keberatan. Kalupun ada anak pejabat yang lulus, itu mungkin karena memang yang bersangkutan memiliki syarat kesehatan, administrasi dan akademik yang mumpuni," ujarnya.

Informasi yang cukup santer beredar dikalangan pegawai Pemprov Kepri, sebagian besar cama IPDN yang berasal dari Provinsi Kepri penerimaan tahun 2012, didominasi oleh sejumlah anak-anak pejabat di Kepri. Bahkan anak Sekteraris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Suhajar Diantoro juga salah satu yang lulus didalamnya.(rul)

Share

Fokus

Apakah Oknum Aparat Terlibat ?

Minggu, 07 September 2014
Apakah Oknum Aparat Terlibat ?

Pelangsir BBM di Batam

NONGSA(HK) -- Dugaan keterlibatan oknum polisi semakin ku...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...