Kamis08212014

Last update12:00:00 AM

Back Olahraga HaluanKepri Cup Kalahkan Chiang Ray, BNM Juara

Kalahkan Chiang Ray, BNM Juara

Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo menyerahkan piala bergilir Haluan Kepri Cup pada tim Bunga Nusa Mahakam (BNM) sebagi juara pertama putra yang didampingi oleh Wakil Pimpinan Umum Haluan Kepri Sofialdi dan Pimred Haluan Kepri ZulkaniBATAM-Tim bola voli asal Thailand, Chiang Ray, yang tampil digdaya sepanjang perhelatan Haluan Kepri Volleyball Open Tournament Batam International 2012, secara dramatis dikalahkan Bunga Nusa Mahakam (BNM) pada partai final yang dilangsungkan di Indoor Sport Hall Temengung Abdul Djamal, Mukakuning, Batam, tadi malam. BNM menang dengan skor 3-1 (25-22, 23-25, 25-20 dan 25-14). Di bagian putri, tim Putra Kelana Jaya (PKJ) berhasil mempertahankan gelar dengan mengandaskan perlawanan Batam Tectona dengan skor 3-0 (25-11, 25-12, 25-8).

Oleh: Jailani, Liputan Batam

Laga final yang mempertemukan Chiang Ray dan BNM sejak awal berlangsung seru. Chiang Ray yang tidak pernah kalah sejak turnamen ini dimulai Minggu lalu awalnya difavoritkan untuk juara. Tapi, BNM yang diperkuat Zainuddin cs tidak gentar dengan rekor tak terkalahkan Chiang Ray itu.

Setelah saling kejar angka, BNM akhirnya berhasil menyudahi set pertama dengan skor 25-22. Chiang Ray terkejut. Mereka langsung bangkit di set kedua dan menutupnya dengan kemenangan 25-23. Skor 1-1. Tapi, BNM tidak memberi kesempatan Chiang Ray untuk melanjutkan dominasinya dan langsung mengambil inisiatif untuk terus menyerang dan mengumpulkan poin demi poin. Hasilnya, BNM memenangkan dua set berikutnya sekaligus memulangkan Chiang Ray ke Thailand tanpa membawa gelar juara. BNM secara berturut-turut menang 25-20 dan 25-14.

Atas kemenangannya, BNM berhak mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp20 juta dan piala bergilir Halaun Kepri. Sementara Chiang Ray mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta.

Pada pertandingan yang dipimpin oleh wasit internasional asal Malaysia Azmi Abd Rahaman dan dibantu oleh Abdurahman Ahmad itu, BNM menurunkan Ariyanto, Antho, Ramzil Huda, Suidarto, Heru Yuana, dan Oki Setia P. Sementara Chiang Ray menurunkan pemain andalannya yakni, Attapol, Nontacha, Montri, Nopporn, Sumaete, dan Goon Yaril.

Meski kalah, Chiang Ray mampu menghipnotis hampir 10.000 penonton yang memadati Sport Hall, termasuk Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo, dengan aksi-aksi yang diperagakan para pemainnya. Tak ayal, tim ini terpilih menjadi klub terfavorit pada turnamen ini. Adapun BNM, selain menyabet gelar juara, juga berhasil mengantarkan pemainnya Oki Setia P sebagai pemain terbaik.

Manajer BNM Gustario tak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas keberhasilan timnya menjuarai turnamen bergengsi ini. Ia mengatakan kemenangan timnya adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Sebab, jika saja Chiang Ray yang juara maka piala bergilir akan dibawa ke Thailand.

"Selain ingin menjadi yang terbaik, kita juga ingin merangsang minat generasi muda untuk lebih menyukai olahraga voli. Di samping itu juga untuk memberikan hiburan bagi masyarakat yang telah memenuhi Sport Hall pada pertandingan itu tadi. Karena BNM juga menurunkan 200 suporter hanya untuk menyemarakkan partai final ini," tukas Gustario.

Meski kalah, Manajer Chiang Ray Peerapong, mengaku timnya sangat menikmati pertandingan. Sebab, kata dia, tujuan timnya tidak semata mencari gelar juara tetapi juga menghibur masyarakat yang selalu berbondong-bondong memenuhi Sport Hall.

Ia juga mengatakan turnamen ini merupakan ajang pemanasan bagi anak buahnya sebelum berlaga di Thailand Super Series. "Ini merupakan bagian persiapan Chiang Ray menuju Thailand Super Series pada September mendatang," tutur Peerapong.

Semaraknya pertandingan ini dari awal hingga akhir, membuat mereka tertarik untuk mengikuti kejuaraan ini untuk tahun yang akan datang. "Kita akan datang lagi," kata Peerapong. ***

Share

Fokus

Enam Tahun Menjual Bendera

Minggu, 10 August 2014
 Enam Tahun Menjual Bendera

TANJUNGPINANG (HK) -  Ibarat jamur di musim hujan. Setiap mendekati momen hari k...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...