Kamis10192017

Last update05:00:00 AM

Back Olahraga Sport Manchester United Juara Liga Europa

Manchester United Juara Liga Europa

Hentikan Dominasi Klub-klub Eropa

Stockholm (HK)- Manchester United sukses menjuarai Liga Europa yang turut menghentikan dominasi klub-klub Spanyol di kompetisi Eropa belakangan ini.
MU berhasil keluar sebagai yang terbaik di Liga Europa usai mengalahkan Ajax Amsterdam 2-0 di Friends Arena, Solna, Stockholm, Kamis (25/5) dinihari WIB. Pahlawan kemenangan MU adalah Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan.

Dalam pertandingan yang berjalan dalam tempo agak lambat ini, United muncul sebagai pemenang. Gol-gol dari Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan membawa United menjadi juara Liga Europa dengan kemenangan 2-0 atas Ajax di final.

Kedua tim nampak mencoba mengukur kekuatan lawan pada awal pertandingan. Tak ada serangan frontal karena semua pemain baru mencoba 'merasakan' pertandingan.

Manchester United akhirnya mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. United membuat Ajax tertekan dengan pressing di tengah. Saat memiliki kesempatan, United pun melakukan serangan dengan cepat langsung ke area berbahaya Ajax.

Serangan-serangan direct itu membuat Ajax kedodoran. Meski demikian, Ajax juga sempat melontarkan ancaman lewat Bertrand Traore. Namun tembakan Traore masih bisa dengan mudah ditangkap oleh Sergio Romero.

United malah mampu mencetak gol lewat Paul Pogba pada menit ke-18. Pogba melepas tembakan dari luar kotak penalti yang berbelok arah setelah menyentuh kaki Sanchez dan membuat Onana mati langkah. United pun unggul 1-0.

United menjadi semakin nyaman setelah keunggulan satu gol mereka. Ajax tak mampu menembus pertahanan berlapis United yang digalang dari lini tengah. Sebaliknya, serangan-serangan kilat United mampu mengancam pertahanan Ajax beberapa kali. namun sampai babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan United tetap bertahan.

United mengawali babak kedua dengan agresif. Serangan cepat United mampu diselesaikan dengan gol kedua lewat Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-48. Lewat tendangan sudut, Chris Smalling mengarahkan bola ke arah Mkhitaryan. Pemain asal Armenia itu lalu mengarahkan bola dengan akrobatik melewati penjagaan lawan. United pun unggul 2-0.

Ajax seperti kehilangan ide untuk bisa membongkar pertahanan United. Mereka bisa dengan bebas menguasai bola, tapi hanya sampai ke lini tengah. Saat memasuki area pertahanan United, penjagaan amat ketat, baik man to man marking maupun zonal marking.

Berbagai perubahan dilakukan kedua pelatih, namun sampai laga berakhir skor 2-0 tetap bertahan. Manchester United pun dinobatkan sebagai juara Liga Europa 2016/17.

Gelar Pertama

Bagi MU, itu adalah gelar Liga Europa pertama mereka sekaligus menyudahi puasa sembilan tahun gelar kompetisi Eropa, setelah terakhir juara Liga Champions 2008 lalu.

Keberhasilan 'Setan Merah' menjuarai Liga Europa juga penanda berakhirnya dominasi klub-klub Spanyol di kompetisi Eropa. Pasalnya sejak Bayern Munich jadi juara Liga Champions musim 2012/2013, klub-klub Matador selalu berjaya di Eropa.

Di kompetisi Liga Champions, Real Madrid dua kali jadi juara di musim 2014 dan 2016 yang diselingi oleh Barcelona di 2015. Bahkan di kompetisi itu, All Spanish Final tercipta dua kali antara Madrid kontra Atletico Madrid.

Sama halnya di Liga Europa, sebelum keberhasilan MU menjadi juara, Sevilla lah yang selalu keluar sebagai pemenang di edisi 2014, 2015, dan 2016. Musim lalu Los Rojiblancos pun jadi juara usai mengalahkan wakil Inggris Liverpool.

Juara terakhir sebelum Sevilla di kompetisi itu adalah Chelsea yang mengalahkan Benfica di final 2013. Dominasi klub-klub Spanyol di Liga Champions dan Liga Europa otomatis berimbas pada juara Piala Super Eropa dalam tiga tahun terakhir yang direbut Madrid (2014 dan 2016) serta Barca (2015).

Setelah Liga Europa, kini tinggal ditunggu apakah Liga Champions kembali memunculkan hal serupa ketika Juventus coba menghentikan juara bertahan Madrid di final 3 Juni mendatang. (dtc/bln)

Share