Kamis12142017

Last update12:00:00 AM

Back Pendidikan

Ranperda Pendidikan, Guru Dilarang Merokok di Sekolah

TANJUNGPINANG - Beberapa waktu ke depan, setiap guru atau tenaga pendidik di Kota Tanjungpinang, tidak diperkenankan merokok di dalam lingkungan sekolah. Jika masih ada guru yang bandel yang melanggar aturan ini, maka bisa dikenakan denda hingga mencapai Rp5 juta.

Lestarikan Budaya Giatkan Ekskul Tari

Dalam upaya menumbuhkan minat generasi muda dalam mendalami seni budaya, MI Mardhatillah, Batuampar, mengiatkan ekstrakurikuler (ekskul) seni tari, mulai dari tari persembahan, tari kreasi, tari tor-tor, serta tari anak Medan. Diadakan ekskul tari ini, pihak sekolah ingin menanamkan kecintaan siswanya akan seni budaya, karena  merasa khawatiran, sejauh ini seni budaya lokal semakin memprihatinkan di kalangan generasi muda.

Hasil UN Jadi Perhatian Serius

Disdik Lakukan Berbagai Upaya
Ujian Nasional (UN) tahun 2011, benar-benar menjadi perhatian serius pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri. Berbagai upaya terus dilakukan agar siswa dan guru benar-benar siap dan bisa mnghasilkan UN yang memuaskan. Bahkan Disdik tak tanggung-tanggung, untuk UN kali ini mentargetkan 90 persen itu dapat tercapai dari masing-masing kota dan kabupaten.

Untuk persiapan UN ini para guru baru-baru ini oleh Disdik Provinsi Kepri difokuskan agar lebih meningkatkan kualitasnya dan sistim pembelajaran. Seperti para guru SMP yang mengajar mata pelajaran di UN-kan yang di Kota Tanjungpinang diberi pelatihan cara mempersiapkan UN dengan baik. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 6 Desember lalu itu, khusus untuk guru Matematika SMP/Mts se-Kota Tanjungpinang didakan di hotel Pelangi yang diikuti sebanyak 32 peserta.

Seperti waktu sebelumnya, Disdik kepri juga telah menggelar pelatihan guru Bahasa di hotel Bintan Plaza yang diikuti 80 guru bahasa Indonesia dan bahasa Inggris baik tingkat SMP maupun Mts.

Kepala Disdik Provinsi Kepri, Drs Yatim Mustafa, mengatakan banyak faktor yang berperan memperburuk pendidikan di Tanjungpinang ini. Salah satunya siswa terlalu sering dikerahkan dalam kegiatan-kegiatan seremoni yang tak ada hubungannya dengan dunia pendidikan.

"Dalam beberapa acara siswa dikerahkan, seperti untuk pelepasan haji, siswa dikerahkan memeriahkan Tour de Bintan, padahal korelasinya dengan pendidikan bisa dikatakan tidak ada," ujar Yatim.

Selain faktor tersebut, kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) juga mesti digalakkan. Karena MGMP merupakan wadah sharing antarguru, sehingga beberapa persoalan yang muncul bisa dipecahkan bersama-sama. Kemudian Masa Orientsai Siswa (MOS) dalam penerimaan siswa baru  (PSB)juga harus menjadi perhatian, karena dalam pelaksanaannya MOS masih menggunakan cara-cara konvensional.

"Kita berharap, MOS benar-benar dimanfaatkan untuk mengetahui segala potensi dan kelemahan siswa baru. Sehingga, sejak menjadi siswa di satu sekolah, kemampuan dan kelemahan bisa dideteksi sedini mungkin. Dengan demikian, ada langkah-langkah tertentu yang bisa dilakukan pihak sekolah untuk mengatasi siswa-siswa yang berkemampuan lemah," jelasnya.

Menurutnya, sehebat apapun perkembangan teknologi informasi, peran huminity tetap tak bisa dikesampingkan. Karena itu, agar kepercayaan siswa terhadap guru tidak luntur, guru harus mampu memposisikan diri dengan sebaik-baiknya. maka dari itu melalui berbagai pelatihan yang digelar Disdik ini, Ia menekankan seorang guru harus menjadi guru yang pintar. Tentunya kata dia, guru yang bisa menyenangkan, mendongkrak kemampuan siswa, mendorong siswa untuk bersungguh-sungguh belajar, dan membangkitkan energi ekstra dari siswa.

Khusus bagi guru matematika, ditegaskan dia, harus mempunyai metode dan strategi khusus dalam mengajar agar materi yang disampaikan bisa terserap oleh siswa. "Banyak siswa menganggap matematika itu pelajaran rumit. Padahal, matematika itu dasar dari segala ilmu. Matematika itu adalah seni berpikir untuk mengembangkan kemampuan akal sehingga bisa mengembangkan kemampuan-kemampuan lainnya. Karena itu, jika matematika dianggap sulit, guru matematika harus punya metode dan strategi khusus agar bisa membuat anak berpikir lebih matang," jelas Yatim.

Pada bagian lain Yatim menjelaskan, bila program kegiatan di Disdik Kepri pada tahun 2011 mendatang akan mengalami pemeningkatan dibanding tahun 2010 ini. Demikian dengan penganggaran dari APBD yang lebih besar, di luar dana-dana dekonsentrasi. "Pada tahun 2010 Disdik mempunyai 173 program kegiatan dengan anggaran sekitar Rp260 miliar. Tahun depan telah diusulkan meningkat menjadi 183 program kegiatan dengan anggaran Rp270 miliar. Itu semua di luar dana-dana dekonsentrasi. Jadi semua itu mempunyai satu tujuan, yakni meningkatkan mutu pendidikan," paparnya.


Mulai Lakukan Pemantapan
Sementara melihat hasil UN lalu khususnya untuk Kota Tanjungpinang sendiri mendapatkan peringkat kelima dari tiap kota dan kabupaten se-Kepri. Hal ini tentunya jauh dari perkiraan yang sebelumnya sudah ditargetkan kelulusannya mencapai 90 persen. Sayangnya hasilnya tidak mencapai 50 persen. Namun hal ini membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Tanjungpinang merasa terpacu untuk meraih dan mengejar ketertinggalan pada UN tahun 2011 mendatang.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Disdikpora mulai melakukan pemantapan-pemantapan dalam mendapatkan hasil yang memuaskan pada UN mendatang. Pemantapan yang dilakukan adalah melaksanakan pelatihan-pelatihan mulai dari penyusunan kisi-kisi soal Ujian Sekolah, Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), UN dan pelatihan lainnya.

Tujuannya adalah untuk mencapai kelulusan yang lebih baik lagi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Paling tidak target yang ditetapkan 90 persen dapat diraih kembali untuk UN tahun depan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Tanjungpinang, Ahadi, mengatakan biasanya sebelum menghadapi US, UASBN maupun UN pihaknya setiap tahun selalu intens melaksanakan pelatihan dan pemantapan. Pemantapan yang dilakukan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagaimana cara menyusun naskah soal dan kisi-kisi yang berhubungan dengan ujian tadi. Namun lanjutnya, pemantapan tersebut terletak dari kesungguhan para guru sekolah dalam menangkap materi yang diberikan oleh narasumber.

"Apabila guru bisa menangkap dan memahami materi yang disampaikan, maka naskah dan kisi-kisi soal ujian dapat disusun dengan baik. Dalam hal ini para guru yang mengikuti pelatihan dan pemantapan juga diharapkan nantinya harus dapat menyusun kisi soal yang mudah dimengerti oleh siswa agar dapat dicerna," kata Ahadi saat ditemui di kantornya, Rabu (8/12).

Disamping itu, Ahadi juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kepala Sekolah baik SD, SLTP maupun SLTA agar sering mengadakan pelatihan-pelatihan membahas dan mengerjakan soal yang berhubungan dengan UN maupun UASBN. Tujuannya adalah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan terutama untuk meraih kelulusan pada pelaksanaan UN mendatang.  

"Dengan terobosan dan pencerahan yang baru ini nantinya dapat diperoleh kiat-kiat dan langkah apa saja yang dicari dalam meraih dan meningkatkan hasil kelulusan UN mendatang," kata Ahadi.

Dalam kesempatan itu Ahadi juga menyatakan, pelatihan guru mapel UN baik ditingkat SLPT maupun SLTA bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional dan mendorong tercapainya target wajib belajar pendidikan menengah bermutu. (hk/rz)  

Cerdas Cermat Akuntansi dan Perpajakan, 3 SMK Masuk Semifinal

BATAM CENTRE-  Tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) lolos ke semifinal lomba cerdas cermat akuntansi dan perpajakan. Lomba yang digelar Lembaga Pelatihan Andalas Accounting Institute (LP-AAI) Batam ini berlangsung di Kepri Mall, Kamis (2/12) Tiga SMK tersebut adalah, SMK Harmoni, SMK Islam Hang Tuah dan  SMKN 2.

Siswa SMK 1 Serang SMK 4

27 Siswa SMK I Diamankan

SEKUPANG- Siswa SMK 1 Batuaji kembali berulah. Puluhan siswa sekolah ini menyerang SMK 4 Tiban, Kamis (25/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Beruntung penyerangan ini cepat diketahui jajaran Polsek Sekupang. Dalam aksi penyerangan itu sebanyak 27 siswa SMK 1 akhirnya digelandang ke Polsek Sekupang.

Mengakomodir Masukan Berbagai Stake Holder

Ranperda Pendidikan Disahkan Awal Desember
Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pendidikan Kota Tanjungpinang sudah rampung dan akan disahkan pada awal bulan Desember mendatang. Ranperda ini telah melalui uji publik dengan mengakomodir semua masukan dari berbagai stake holder. Sebelumnya penyusunan Ranperda ini telah melibatkan segenap komponen masyarakat bersama stake holder.

Tak Menyekolahkan Anak Usia 7-15 Tahun Diancam Pidana

Hari Ini Pemko Sosialisasi Perda Pendidikan
Ancaman pidana kurungan 3 bulan penjara telah menanti bagi orang tua yang sengaja lalai tidak menyekolahkan anaknya ketika usia 7 tahun hingga 15 tahun setelah mendapat teguran secara tertulis dari Walikota atau Dinas Pendidikan (Disdik). Ancaman pidana ini termuat dalam Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Kota Batam nomor 4 tahun 2010 pada BAB XVIII pasal 37 ayat (2), tentang Ketentuan Pidana. Menurut rencana Perda ini akan di sosialisasikan secara serentak dimasing-masing kecamatan pada hari ini, Selasa (23/11).         

SMAN 4 Sembelih 7 Hewan Qurban

450 Kantong Daging Dibagikan

TIBAN- SMAN 4 melakukan pemotongan 7 ekor hewan qurban yang terdiri dari 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Daging hewan qurban tersebut lalu dibagikan kepada warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah tersebut.

Seminar EMC Diminati Generasi Muda

TANJUNGPINANG- Bimbingan Belajar (Bimbel) EMC Group di Jalan di Sucipto Km.11 Tanjungpinang menggelar berbagai seminar dalam meningkatkan wawasan bagi pelajar dan mahasiswa. Seminar tersebut cukup diminati kalangan generasi muda, hal itu dibuktikan dengan ramainya peserta yang menghadiri seminar tersebut setiap kali penyelenggaraannya.

Disdikpora Terus Menerus Lakukan Perbaikan Hasil

UN Jatuh Jadi Motivasi Lebih Baik Lagi
Meskipun hasil Ujian Nasional (UN) kemarin Kota Tanjungpinang jatuh berada diurutan terakhir, namun tak membuat patah arang. Malah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Tanjungpinang, menganggap dijadikan motivasi untuk menuju perubahan yang lebih baik lagi. Bahkan untuk menghadapi UN 2010 mendatang, Disdikpora akan terus menerus melakukan perbaikan agar mendapatkan hasil lebih baik lagi. `

Memang diakui Disdikpora dari hasil kelulusan UN utama muapun ulangan mulai ditingkat SLTP dan SLTA sederejat di Kota Tanjungpinang pafda 2010  ini, cukup memprihatinkan. Begitu pula rangking UN paling bontot jika dibandingkan dengan daerah lain di Kepri. Namun masih ada siswa peserta UN yang berprestasi yang mendapatkan nilai menggembirakan dan masuk dalam 10 besar se-Provinsi Kepri.

Meriahkan Pentas Seni Budaya Nusantara

Murid TK Peringati Sumpah Pemuda

BENGKONG- Ribuan anak dari Taman Kanak-kanak (TK) se-kecamatan Bengkong mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2010, kemarin. Upacara tersebut dilaksanakan di panggung terbuka Golden City, Bengkong Laut. Peringatan Sumpah Pemuda oleh murid TK ini sangat unik. Pasalnya, semua anak memakai pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia. Seperti ada yang mengenakan busana Melayu, Batak, Aceh, Padang, Flores dan lainnya. Anak-anak yang lucu-lucu itu juga mempersembahkan beberapa tarian.

2014, Semua Guru Batam Sudah S1

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Drs H Muslim Bidin, mengklaim guru yang ada di Batam hampir semua telah lulusan Strata Satu (SI). Meskipun masih ada dua atau tiga orang guru yang tamatan akta 2 (D2), namun mereka (guru-red) sedang dalam penyelesaian pendidikan pada jenjang akta 4 (S1). Bahkan ia mengaku tak sedikit guru telah menyelesaikan jenjang strata dua (S2) dan memiliki pengalaman tak kalah dengan guru yang ada di luar Provinsi Kepri. Dipastikannya guru di Batam pada tahun 2014 nanti, semuanya berpendidikan minimal S1.

Siswa SMKN 3 Rancang Alat Pengaman Motor

SEIBEDUK - Dunia pendidikan di Batam boleh berbangga. Pasalnya, saat ini siswa-siswi SMKN 3 Tanjungpiayu sudah mulai memproduksi sebuah peralatan pengaman motor atau anti maling. Sampai detik ini para siswa sedang merakit sparepartnya. Satu unit alat sensornya sudah berhasil saat di uji coba dan hanya memasangkannya ke sepeda motor.