Sabtu10212017

Last update05:00:00 AM

Back Pendidikan LKS SMK Tingkat Kota Batam Resmi Dibuka

LKS SMK Tingkat Kota Batam Resmi Dibuka

pembukaan lks smkDigelar Cukup Sederhana

BATAM (HK) - Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tahun 2017 tingkat Kota Batam resmi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri melalui Kabid Pembinaan SMK, Dr Muh Dali MM, Senin (18/9). Kegiataan pembukaan LKS ini dipusatkan di Aula  Universitas Universal (UVERS) Batam dihadiri seluruh kepsek SMK baik negeri maupun swasta, dewan juri LKS, tamu undangan dan sejumlah siswa peserta LKS.

Acara pembukaan LKS ini diisi dengan berbagai hiburan menampilkan kreasi para siswa. Meski digelar cukup sederhana karena keterbatasan dana,  namun lumayan meraih. Maklum saja dana penyelenggaraan LKS ini berasal dari dana swadaya dari sekolah yang menjadi peserta LKS itu sendiri.

Menurut Ketua Pelaksana LKS SMK Tingkat Kota Batam, Deden Suryana MPd, untuk pelaksanaan lomba LKS akan dimulai 19 September hingga 22 September dengan melombakan 4 bidang keahlian, yakni bidang Teknologi, Bisnis Manajemen, Pariwisata dan bidang Kesehatan. Kegiatan akan dipusatkan dibeberapa sekolah, seperti untuk lomba bidang teknologi diadakan di SMKN 1, SMKN 3, SMKN 5, SMKN 6, SMK Teladan, SMK Kartini, dan SMK Muhammadiyah, untuk lomba bidang bisnis manajemen di SMK Kartini, bidang pariwisata di SMKN 2 Batam, dan bidang kesehatan di SMK Nurul Jadid.

"Jadi dari 4 bidang keahlian itu sebanyak 27 bidang lomba yang akan diikuti 162 peserta nanti dari berbagai SMK se Kota Batan, baik SMK negeri maupun swasta. Untuk kegiatan ini mengacu pada LKS nasional, yaitu bagi juara I akan mewakili LKS ketingkat Provinsi Kepri, kebetulan pelaksanaannya akan diadakan di Batam juga," ujarnya usai menggelar pembukaan LKS.

Namun dari 27 bidang tersebut, ada dua lomba yang tidak disertakan dalam seleksi LKS ini dan langsung mewakili Provinsi Kepri ditingkat nasional. Hal ini mengingat jurusan keahlian tersebut sangat terbatas hanya dimiliki 2 sekolah, yakni untuk bidang mekatronika dan robotik. "Meski dua bidang ini tidak diseleksi terlebih dahulu, namun tahun lalu bisa meraih juara III tingkat nasional seperti bidang mekatronika itu," katanya.

Sementara dalam seleksi LKS ini juri yang ditempatkan agar lebih objektif hasilnya berasal dari pelaku dunia usaha dan industri, serta dari asosiasi profesi. "Dengan harapan kegiatan LKS ini bisa berjalan objektif sesuai standar nasional agar nanti ditingkat nasional peserta yang kita kirimkan benar-benar yang terbaik memiliki potensi diharapkan dan bisa bersaing secara nasional. Maka dari itu kita tempatkan juri-juri yang berkompeten dibidangnya masing-masing," harap Deden

Berharap Bantuan Pemko

Deden juga pada kesempatan ini berharap untuk kegiatan LKS mendatang ada bantuan dana dari Pemko Batam, meski SMK ini telah dikelola Provinsi Kepri, namun saat lomba membawa nama Batam. "Sejak pengelolaan SMK diambil alih ke Provinsi Kepri kegiatan LKS tidak lagi dianggarkan oleh Pemko. Namun kita berharap tahun depan ada bantuan dari Pemko, karena biaya menyenggarakan LKS ini cukup besar menyangkut penyediaan bahan dan peralatan. Seperti lomba CNC hanya tiga SMK yang ikut, SMKN 1, SMKN 5 dan SMKN 6 Batam butuh biaya mencapai Rp8 jutaan," ucapnya.  (men)

 

Share