Kamis10192017

Last update05:00:00 AM

Back Pendidikan Sejumlah Kegiatan Diterapkan Perkuat PPK

Sejumlah Kegiatan Diterapkan Perkuat PPK

Setiap Pagi Guru Sambut Siswa di Pintu Gerbang Sekolah

BATAM (HK) - Untuk lebih meningkatkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada siswa-siswi, SDN 008 Batam Kota telah memberlakukan sejumlah kegiatan baik bersifat ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. Hal ini bertujuan agar dapat meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan mengembangkan potensi siswa, serta mampu membentuk karakter dengan pribadi yang bertanggung jawab, cerdas dan kreatif.

"Iya pendidikan karakter ini kita awali pada pagi hari saat siswa masuk sekolah guru terutama yang piket diwajibkan menyambut siswa di pintu gerbang sekolah dengan sapaan, dan siswa mencium tangan guru. Setelah itu tepat pukul 7.15 WIB, siswa berbaris di lapangan untuk mendengar petuah sebentar dan mencium tangan guru sebelum masuk ke kelas. Ini kita biasakan agar siswa memiliki sopan santun menghormati orang yang lebih tua," ujar Kepala Sekolah SDN 008 Batam Kota Sri Moerjani SPd kepada Haluan Kepri, beberapa hari lalu.

Kegiatan lainnya yang rutin dilakukan sekolah, yakni pada hari Selasa siswa mengikuti pelajaran bahasa Inggris, dan pada hari Rabu dipusatkan untuk kegiatan kebudayaan daerah. Selanjutnya setiap hari Kamis, siswa-siswi juga kata Sri, diajak untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan, sekaligus dalam upaya menguatkan literasi membaca. Sedangkan untuk hari Jumat merupakan pelajaran budi pekerti, baru pada hari Sabtu dipusatkan untuk pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup kegiatan O2SN dan FLS2N.

"Kalau untuk penguatan literasi sekolah, kita sisihkan waktu 10 menit siswa untuk membaca buku apa saja yang ia suka dilakukan di kelas masing-masing. Setelah membaca siswa ditanya guru terkait yang dibaca siswa," katanya.

Namun dari kegiatan tersebut lanjut Sri, sekolahnya juga melakukan evaluasi setiap minggu lewat pentas bakat siswa yang dinilai oleh guru bersangkutan. Hal ini juga bagian dari refreshing dan hiburan siswa untuk bisa menampilkan bakat dan kreatifitas terbaiknya dihadapan rekan-rekannya dan guru. Akan tetapi diakuinya, kegiatan ini terkandang terbentur  oleh cuaca karena  dilakukan dilapangan. Maklum sejauh ini sekolah belum memiliki sanggar  seni yang dijadikan tempat pentas siswa.

"Sebenarnya halaman kita luas, masih memungkinkan untuk membangun sanggar seni, hanya saja sekolah tidak memiliki dana untuk membangunnya itu. Makanya kita berharap pemerintah maupun donatur mau membangunkan sanggar seni yang kita harapkan itu," harapnya.

Sementara sejuah ini prestasi diraih siswa-siswi SDN 008 Batam, lanjut Sri cukup banyak. Mulai dari bidang agama tafis Al Quran, Pidato yang selalu meraih juara. Begiti pula dibidang seni dan olahraga setiap kali mengikuti lomba FLS2N maupun O2SN setiap bidangnya selalu meraih juara. "Sayangnya sarana untuk mengebangkan seni dan olahraga ini alat-alat yang kita miliki sudah pada rusak perlu diganti," ucapnya.

Seraya Sri mengatakan bila program yang dijalankan SDN 008 Batam Kota ini bisa dijadikan rujukan untuk kegiatan full day school. Namun sayang SDN 008 Batam Kota belum bisa menerapkan full day school ini, karena keterbatasan lokal siswa masih ada shift siang.  Robel kita 22, tapi ruangan hanya 14 ruang dimiliki, masih butuh 8 lokal kelas lagi.  (men)

 

Share