Kamis12142017

Last update12:00:00 AM

Back Pendidikan Standar Pengelolaan Sekolah Ciptakan Generasi Cerdas

Standar Pengelolaan Sekolah Ciptakan Generasi Cerdas

Neliarti S.Pd, Guru di SMA Negeri 14 Batam

Pengelolaan sekolah sebagaimana diamanatkan oleh UU 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional dengan turunannya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dikenal sejumlah standart nasional pendidikan, yakni standar kompetensi kelulusan, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar isi, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan dan standar penilaian pendidikan.

Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Standar ini bertujuan untuk menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.

Karenanya, sekolah sebagai lembaga pendidikan berkewajiban membekali peserta didik dengan kompetensi minimal, misalnya pada SMK dituntut untuk membekali peserta didik kompeten sesuai dengan kompetensi kejuruan masing-masing, untuk menuju hasil akhir tersebut perlu dilakukan perancangan dalam bentuk struktur kurikulum yang mendukung ketercapaian akhir lulusan.

Struktur kurikulum akan berhasil jika proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Dan sebagai sarana controlling satuan pendidikan, selain melakukan perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, perlu melaksanakan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.

Dalam pelaksanaan pembelajaraan diperlukan sumberdaya manusia yang memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan.  

Ketersediaan sarana prasarana pada  satuan pendidikan juga menjadi unsur penentu dalam ketercapaian hasil pendidikan baik sarana prasarana yang langsung berhubungan dengan proses pembelajaran maupun penunjang.

Misalnya peralatan praktik, media pendidikan, jalan, lahan, sarana ibadah maupun taman sebagai sarana rekreasi  dan bermain.

Pencapaian kelulusan yang berkompeten, penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas, sarana dan prasarana yang baik tidak akan terwujud tanpa adanya unsur pembiayaan pendidikan, dan dalam pengelolaan ke empat unsur tersebut perlu peran serta pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, serta masyarakat.

Terakhir, pengelolaan pendidikan dengan standar nasional pendidikan akan melahirkan peserta didik yang cerdas. ***

Share