Sabtu11012014

Last update12:00:00 AM

Back Pendidikan Al Kaffah Jadi Sekolah Favorit

Al Kaffah Jadi Sekolah Favorit

Murid TK Al Kaffah dengan aneka pakaian tradisional nusantara duduk sebelum bersiap menampilkan berbagai pertujukan dalam Syukuran Pelepasan Kelompok B dan Pagelaran Seni, Sabtu (9/6) di Hotel Goodway, Nagoya. GHAFUR/HALUAN KEPRI105 Murid TK Diwisuda

NAGOYA - Sebanyak 105 murid Taman Kanak-kanak (TK) Al Kaffah, Legenda Malaka diwisuda, Sabtu (9/6) di Ballroom Hotel  Goodway, Nagoya. Acara wisuda dikemas dalam Syukuran Pelepasan Kelompok B dan Pagelaran Seni.


Dalam pagelaran seni ini semua murid TK mendapat kesempatan tampil dengan berbagai kesenian tradisional  nusantara antara lain Tari Tor-tor, Persembahan dan lain-lain. Tampil berbusana tradisional nusantara kian menambah semarak acara Syukuran Pelepasan Kelompok B dan Pagelaran Seni.

Pembina Yayasan Al Kaffah, Lailan SE mengaku bangga dengan kemajuan yang dialami lembaga pendidikan Al Kaffah ini. Berawal dari semangat pendirian sebagai pilihan masyarakat Legenda Malaka untuk bisa menyekolahkan anaknya dekat dari rumah mereka, saat ini lembaga pendidikan ini sudah jadi favorit.

Baik TK maupun SD menjadi pilihan masyarakat lainnya di luar Legenda Malaka. Bahkan khusus untuk Sekolah Dasar Islam (SDI) Al Alkaffah jadi rebutan masyarakat di Batamcentre khususnya.

"Tahun 1998 dulu, warga Legenda Malaka mendirikan yayasan pendidikan ini sebagai alternatif untuk menyekolahkan anak-anak mereka tidak usah jauh-jauh ke Nagoya atau di luar Legenda Malaka. Sekarang, berkat kerja keras majelis guru, segenap pengurus yayasan dan didukung berbagai pihak, lembaga pendidikan ini jadi rebutan," ungkapnya.

Lailan pun mengaku bangga dengan prestasi yang diraih Al Kaffah yang tahun lalu bisa meraih peringkat tiga nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Ini juga menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat lain untuk berbondong-bondong ingin menyekolahkan anaknya di Al Kaffah.

Buktinya, pada pembukan pendaftaran peneriman siswa baru di SD Al Kaffah awal Maret lalu. Seminggu kemudian, para pendaftar sudah melebihi jatah kursi murid yang diterima. Al hasil,banyak juga diantara para pendaftar ditolak.

Meskipun begitu, Yayasan Al Kaffah tetap memberikan pilihan lain kepada warga untuk bisa menikmati pendidikan di yayasan ini. Sebab pihak yayasan membuka program Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) pada sore harinya."Masyarakat bisa menyekolah anaknya di MDA untuk belajar ilmu agama," ujar Lailan.(fur)

Share

Fokus

13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Minggu, 19 October 2014
13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Masih Banyak Tugas yang Belum Tuntas

TANJUNGPINANG (HK) -- Tiga belas tahun sudah...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...