Rabu05242017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Opini

Opini

Revitalisasi Peran Perpustakaan

Refleksi Hari Buku Nasional

Persoalan budaya baca di kalangan masyarakat kita masih cukup  rendah . Dalam rilis  UNESCO yang di keluarkan pada tahun 2012 lalu dimana indeks minat baca masyarakat Indonesia baru mencapai 0,001 persen. Dalam artian, dalam setiap 1000 orang Indonesia hanya satu orang yang memiliki minat baca. Sedangkan indeks minta baca di Negara-negara maju yakni 1;45. Sementara UNDP merilis angka melek huruf orang dewasa di Indonesia hanya 65,5 persen.

Menjinakan Malware Ransomware Wannacryp

Masyarakat Indonesia bahkan dunia dikagetkan dengan munculnya Serangan malware yang disebut Ransomware Wannacryp. Banyak pengguna system yang merasa was-was dengan serangan tersebut karena dapat melumpuhkan system yang ada diperusahaan atau di instasi tempatnya bekerja.

BP Batam dan/atau Pemko BATAM

Sejak diterbitkannya Undang-Undang Nomor 53 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kota Batam, wacana perdebatan atas keberadaan BP Batam atau Pemko Batam berlangsung. Jika dahulu pada awalnya yang lebih berkembang adalah wacana keberadaan Pemko dalam konteks Daerah Industri Batam adalah kekeliruan, selanjutnya berkembang wacana sebaliknya bahwa BP Batam harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan Otonomi Daerah.

Mencari Pasangan untuk Lis-Syahrul

Meski masih setahunan lagi, namun gegeran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tanjungpinang kian bergemuruh. Beberapa calon sudah mulai bermunculan untuk memperkenalkan diri baik memperkenalkan profil maupun gagasan-gagasannya untuk membangun ibu kota Kepri itu.

Mendudukan Kembali Arah Pembangunan Natuna

Pembangunan Natuna kembali berada dipersimpangan jalan. Pembangunan yang berbasis pada keimanan dan budaya tempatan, tampaknya akan kehilangan orientasi dan implementasinya. Kini tengah dimunculkan wacana pembangunan Natuna berbasis nilai-nilai hedonistiK dan materialisme. Hal ini setidaknya tercermin dengan dibuka kembali wacana untuk melegalkan masyarakat (Pekat).

Membumikan Budaya Gemar Membaca

Catatan kecil menyambut Hari Buku Internasional

Adalah menarik mengaitkan Hari Buku Internasional tanggal 23 April 2017 ini dengan upaya membangun kultur atau budaya gemar membaca di Indonesia. Hal ini karena membaca aktivitas yang paling urgen untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang cerdas dan berilmu pengetahuan.

Membaca Pilihan Warga Jakarta

Setelah debat final Pilkada Jakarta putaran kedua (12/4) Ahok-Djarot dan Anies – Sandi, masyarakat Jakarta tinggal menunggu waktu dan takdir kemenangan dari salah satu pasangan itu. Siapa yang akan memimpin Jakarta lima tahun mendatang. Menarik juga untuk memprediksi dan membaca pilihan warga Jakarta pada, Rabu ini (19/4). Apakah Ahok – Djarot atau Anies – Sandi yang diamanahkan untuk memimpin Jakarta.

Hilangnya Roh UN

Hilangnya roh Ujian Nasional (UN) di saat UN bukan lagi satu-satunya menjadi penentu kelulusan. Saat ini UN telah didepan mata para siswa SMK atau SMA, SMP dan SD. Untuk siswa SMK UN telah di mulai pada tanggal 3 April 2017 secara Nasional. Kemudian satu minggu setelahnya, yaitu pada tanggal 10 April 2017 akan dilanjutkan oleh siswa SMA secara Nasional. Sedangkan untuk siswa SMP akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2017. Akhirnya pada beberapa minggu kemudian akan ditutup oleh siswa SD secara nasional.

Shalat Mengokohkan Keluarga dan Kesuksesan Pemimpin

Suatu ketika, seorang sahabat bercerita tentang protes anaknya yang tengah beranjak remaja. Ia meminta kepada ayahnya untuk libur mengerjakan shalat dengan alasan ia masih bisa beribadah dengan cara yang lain.

BUMD dan Upaya Membenahinya

Eksistensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam kondisi ideal harusnya mampu memberikan kontribusi profit atau untung bagi setiap Pemda. Namun, dalam kenyataannya, tidak banyak yang memberikan untung, tapi malah buntung. Tentu ini perlu direnungkan dan dicarikan solusinya agar BUMD kita bisa meraih profit dan PAD bagi daerah serta membuka lapangan pekerjaan baru. Hal yang menyedihkan juga cukup banyak direktur BUMD yang ditetapkan menjadi tersangka karena menyalahgunakan kewenangannya atau sebab-sebab lainnya.

Mewujudkan Desa Mandiri

Berdasarkan rilis Indeks Pembangunan Desa (IPD) tahun 2014 yang dirilis BPS Kepulauan Riau, terdapat 275 desa yang tersebar di lima kabupaten yang ada di Kepri. Jumlah desa terbanyak ada di Kabupaten Lingga yakni sebanyak 75 desa dan terendah di Bintan sebanyak 36 desa sementara itu kabupaten lainnya dengan jumlah Desa terbanyak kedua ada di Natuna 70 desa, Anambas 52 dan Karimun 42 desa.

Demokrasi dan Gerakan Mahasiswa di Era Digital

Tak bisa dipungkiri, sejarah runtuhnya rezim otoriter yang memoles  di Indonesia adalah buah dari kerja keras dan ikhtiar dari gerakan mahasiswa yang mendorong lahirnya rezim yang lebih demokratis. Namun, seiring perjalanan waktu, kini gerakan mahasiswa mulai kelihangan arah.

Mahasiswa dan Kepekaan Sosial

Melihat realita yang ada, bahwa mahasiswa di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), khususnya di Batam sebagian besar kuliah pada kelas malam. Sehingga saat ke kampus, mereka hanya datang untuk masuk kelas yang dimulai sejak  pukul 17.00 WIB  hingga pukul 21.30 WIB setiap harinya. Belum lagi jadwal masuk yang cukup ketat, tentunya  berpengaruh terhadap nilai akhir setelah pelaksanaan ujian.