Jumat01192018

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Menguatkan Nilai Moral dan agama

Kasus pencabulan terhadap puluhan anak di bawah umur yang terjadi di Karimun, telah membuat pemerintah setempat mengambil langkah tegas dengan melarang para waria masuk ke daerah tersebut. Caranya, pintu masuk di pelabuhan dijaga ketat, termasuk merazia sejumlah tempat yang selama ini menjadi mangkal "lelaki wanita" itu.

Pengawasan Ketat terhadap Generasi Muda

Kasus pembuangan bayi yang terjadi di Batam sepekan terakhir telah membuka mata masyarakat, ternyata pola kehidupan bebas di generasi muda benar-benar terjadi di kota ini. Tanpa adanya pengawasan ketat dari seluruh elemen masyarakat telah memberi dampak negatif pada anak-anak muda. Kebebasan yang mereka miliki telah membawa aib besar. Perasaan takut dan malu, membuat mereka dengan sengaja membuang darah dagingnya.

Prilaku Buruk Orang Tua Biologis

Sepekan ini, Batam dihebohkan dengan ulah tak terpuji orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Dua kasus pertama, bayi ditarok oleh si orang tua di pemukiman warga. Untuk kasus pembuangan pertama, orang tua biologis si bayi berhasil diamankan oleh pihak berwajib dan kini tengah menjalani pemeriksaan.

Kedepankan Sikap Kehati-hatian

Cuaca di wilayah Kepri sejak beberapa waktu terakhir, sangat berbeda dari waktu-waktu sebelumnya. Tidak hanya cuaca yang kerap dilanda hujan dan angin kencang, suhu udara pun mencapai 23 derjat celcius. Sebuah kondisi yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Di musim penghujan ini memberikan isyarat kepada kita bagaimana pentingnya mewaspadai bencana alam. Saat ini selain banjir, kini yang paling terasa menonjol adalah longsor, ombak tinggi dan angin kencang.

Politik Uang di Pilkada

Politik uang diprediksi akan marak di Pilkada serentak 2018. Polri pun akan membentuk Satgas Politik Uang. Satgas ini bertugas mengawasi potensi kecurangan politik uang selama Pilkada. Bahkan satgas juga akan melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Begitu juga dengan kepala daerah yang masih menjabat, lalu sawer-sawer uang pasti diselidiki.

Orang Tua Pembuang Bayi Terungkap

Orang tua yang membuang bayinya di depan Panti Asuhan Perumahan Villa  Paradise, Batuaji, Batam, Selasa (9/1) lalu akhirnya terkuak. Tersangkanya, sepasang kekasih Ice (21) dan Doni (22). Keduanya menyerahkan diri ke Kantor Polsek Batuaji, Rabu (10/1).

Teror Penculikan Anak-Anak

Masyarakat Batam akhir-akhir ini diresahkan oleh adanya teror penculikan terhadap anak-anak. Kasus yang baru terjadi menimpa, GN (10), korban penculikan di kawasan Tiban. Beruntung korban dapat melarikan diri dari pelaku. Sebelumnya, kasus serupa juga membuat para orang tua panik. Para pelaku ditengarai mengincar anak-anak, baik yang pulang sekolah maupun yang tengah bermain dengan modus yang bermacam-macam.

Memetik Multiplier Effect Iven Pariwisata

Batam pada tahun 2018 ini akan "dipenuhi" dengan bermacam iven pariwisata. Dari data yang disampaikan, ada puluhan iven yang akan diselenggarakan yang rata-rata merupakan kegiatan bertaraf internasional. Ini tentu menjadi poin positif bagi Batam. Sebab, dengan banyaknya iven yang akan mendatangkan wisatawan lokal apalagi mancanegara tersebut, diharapkan membawa gairah besar dalam pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri.

Sarana dan Kualitas Pendidikan

Akhir pekan lalu, masyarakat Batam dikejutkan dengan adanya ratusan siswa kelas tujuh SMPN 37 Sagulung yang terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di lantai. Penyebab utamanya, di sekolah tersebut tidak memiliki kursi dan meja.

Siswa Belajar di Lantai

Judul editorial ini mestinya secara mudah dapat dijawab, "Nyatanya di zaman modern ini masih ada". Ya, begitulah kenyataan yang kita dapati. Faktanya, ratusan siswa kelas tujuh (7) SMPN 37 Sagulung, Batam  mengikuti proses belajar-mengajar di lantai. Alasannya sekolah tersebut tidak memiliki kursi dan meja. Hal ini tentu dikeluhkan para pelajar karena fasilitas sekolah tidak memadai.