Minggu09242017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

PCC yang Menakutkan

Beberapa minggu belakangan, publik dikejutkan dengan obat ilegal Paracetamol, Caffein, Carisoprodol (PCC). Sebab obat ini bisa membuat orang fly dan mengalami gangguan jiwa serta kematian. Ratusan orang sudah menjadi korban akibat menenggak obat tersebut. Obat ini pun dijual bebas di pasaran. Padahal sangat berbahaya untuk dikonsumsi.

Selamat Tahun Baru Hijriah

Kemarin, 21 September, merupakan tahun baru dalam kelender Islam, yakni memasuki 1 Muharam 1439 Hijriah. Beragam bentuk peringatan tahun baru hijriah pun digelar. Ada yang menggelar zikir, karnaval bahkan pengajian dengan mendatangkan penceramah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Mewujudkan Dunia Pariwisata Batam

Akhir pekan lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) me-launching Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Wisata di Kota Batam yang ditandai dengan membersihkan dua objek wisata yang ada di kawasan Batam Centre. Diketahui, kebersihan merupakan salah satu dari tujuh unsur dunia pariwisata yakni, rasa aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Kebersihan dalam dunia pariwisata tidak hanya terkait kebersihan lokasi wisata, tapi, kebersihan secara utuh sampai pada kebersihan toilet.

Peredaran Obat Ilegal Tidak Bisa Ditolerir Lagi

Peredaran narkoba dan obat-obat ilegal memang sangat patut menjadi perhatian serius. Bagaimana tidak. Coba lihat bagaimana puluhan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setelah diduga mengonsumsi obat-obat keras seperti PCC, Tramadol dan Somadril.

Berikan Kasih Saya pada Anak-anak

Kini, kasus yang melibatkan anak-anak dan remaja dalam lingkaran kriminal begitu masif. Apakah itu pencurian, narkoba, asusila, hingga pembunuhan. Untuk zaman sekarang, apa yang diperlihatkan anak-anak dan remaja dapat dimasukan dalam kategori mengkhawatirkan. Apalagi jika menyimak kasus yang terjadi di Kendari. Diketahui, di kota tersebut, puluhan remaja usia sekolah menyalahgunakan Pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Akibat pil "setan" itu, puluhan orang hilang kesadaran, berhalusinasi, dan bertingkah aneh. Sangat memilukan. Dari kasus tersebut, setidaknya ada dua korban yang meninggal dunia.

Jangan ada Pil PCC di Kepri!

Kasus yang menimpa puluhan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara, benar-benar memprihatinkan. Ini akibat mengomsumsi pil yang belakangan diketahui bernama pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Akibat pil "setan" itu, puluhan orang hilang kesadaran, berhalusinasi, dan bertingkah seperti zombi "mayat hidup".

Mengasah Skill untuk Kompetisi

Sejumlah perusahaan di Batam sejak beberapa waktu terakhir telah mulai membuka kesempatan kerja bagi SDM produktif untuk mengembangkan karirnya. Hal ini tentu menjadi berita baik di tengah lesunya ekonomi dan minimnya lapangan kerja. Dan hal ini juga menjadi angin segar bagi SDM produktif untuk memaksimalkan potensi positif yang ada pada dirinya.

Apakah Pemadaman Bergilir Menjadi Solusi?

Saat ini Bright PLN Batam telah mengeluarkan kebijakan melakukan pemadaman bergilir listrik di wilayah Batam dan sekitarnya. Hal ini "terpaksa" dilakukan dengan tujuan untuk menghemat daya dan biaya operasional produksi. Menurut Bright PLN Batam, pemadaman listrik secara bergilir itu merupakan pilihan sulit. Kalau dibiarkan terus, operasional perusahaan listrik ini semakin susah.

Rumah Sakit Tak Boleh Minta Uang Muka

Kasus Bayi Debora, berbuntut panjang. Bayi yang seharusnya mendapat pelayanan kesehatan lebih lanjut di salah satu rumah sakit di Jakarta, akhirnya meninggal dunia. Dalam diskusi yang diselenggarakan di Media Center DPR RI, Selasa (12/9) yang menghadirkan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dan anggota Komisi IX dari FPKB, ditegaskan, jika pendirian RS harus sesuai dengan UU Kesehatan, yaitu setiap RS harus berorientasi kemanusiaan, bukan finansial. Jadi, siapun yang datang berobat harus segera ditangani, jangan pernah meminta uang muka dan jaminan saat pasien datang berobat apalagi dalam situasi darurat.

Mewaspadai Perubahan Cuaca

Sejak beberapa waktu terakhir, Batam dilanda hujan deras dan angin kencang. Kondisi seperti itu terjadi bisa saja pagi hari, siang, maupun malam hari. Hal ini secara langsung membawa dampak terhadap aktifitas masyarakat yang berada di sekitar pesisir Batam dan Kepri. Lihat saja seperti di perairan Sagulung, Batam. Boat pancung yang melayani penumpang antarpulau di Pelabuhan Sagulung bahkan sempat tak beroperasi. Aktivitas pelayaran akan baru dilakukan jika cuaca kembali normal.

Waspada Produk yang Kadaluarsa

Waspada Produk yang Kadaluarsa

Tak dapat dipungkiri, Batam dan Kepri sudah "dibanjiri" produk-produk dari luar daerah termasuk yang berasal dari luar negeri. Produk tersebut mulai dari garmen, produk kecantikan, sampai makanan.  Sebagian besar produk-produk tersebut ditawarkan di pusat-pusat perbelanjaan. Namun, sayangnya, dari banyak produk tersebut, khususnya kosmetik dan makanan, masih ada juga ditemukan produk-produk yang tergolong kadaluarsa dan yang sudah melewati masa edar. Hal ini dibuktikan dari razia yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri. Diketahui, sejak beberapa hari terakhir, BPOM Kepri gencar melakukan razia di sejumlah gudang penyimpanan makanan kemasan dan kosmetik. Dan baru-baru ini, petugas BPOM Kepri bersama aparat penegak hukum lainnya melakukan operasi gabungan, dan berhasil mengungkap perdagangan produk kosmetik ilegal di Kelurahan Tanjung Unggat, Tanjungpinang.