Kamis06222017

Last update05:00:00 AM

Back Tanjungpinang Pemko Tanjungpinang akan Bangun Taman Lansia

Pemko Tanjungpinang akan Bangun Taman Lansia

TANJUNGPINANG (HK) - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, dalam hal ini melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang menyelenggarakan Peringatan Hari Lanjut Usia ke 21 Tingkat Kota Tanjungpinang, di Gedung Wanita Tun Fatimah, Senggarang Kota Tanjungpinang, Kamis (18/5).
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, mengatakan bahwa dengan pelaksanaan Peringatan Hari Lansia ini yang diperingati setiap tahunnya selalu mendapat perhatian secara khusus, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat orang tua.

"Sebagai penghormatan kepada lansia juga telah dilaksanakan dengan cara memberikan bantuan asistensi lanjut usia, meningkatkan pelayanan kesehatan bagi lansia, bina keluarga lansia, panti jompo, dan menumbuh kembangkan keluarga lansia," ujar Lis.

Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga telah merencanakan membangun sebuah taman khusus untuk para lanjut usia (lansia), sebagai tempat rekreasi dan berkreatifitas di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

"Insha Allah tahun ini bisa kita wujudkan, mungkin di Batu 10 kita bangun. Taman ini juga sebagai tempat santai bagi lansia agar tidak jenuh dan tetap memiliki semangat mengisi hari tua mereka," kata Lis.

Lis menjelaskan, taman khusus untuk para lanjut usia ini belum bisa dipastikan kapan akan dibangun. Tahap awal Pemko Tanjungpinang akan mempersiapkan lahan untuk Taman Lansia tersebut. "Rencana itu memang sudah sejak lama, bahkan konsep pembangunannya sudah disiapkan namun realisasinya tentu tergantung dengan ketersediaan anggaran," ujarnya.

Pembangunan taman bagi lanjut usia ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, juga mengatasi rasa jenuh terutama para pensiunan. Ia mengatakan, taman ini juga menjadi kawasan wisata khusus bagi para lanjut usia sehingga mereka bisa berkumpul dan refreshing untuk menghilangkan kejenuhan.

"Makanya taman ini nanti dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai dan berbeda. Para lansia bisa melakukan kreatfitas seperti, membuat kerajinan, menyulam. Kita akan menyesuaikan dengan keseharian mereka," pungkas Lis.

Selain itu, Kapala Dinsos Kota Tanjungpinang, Soetjipto menyampaikan sesuai data dari Disduk Capil Kota Tanjungpinang bahwa total Lansia tahun 2016 sebanyak 18.157 orang sedangkan sampai maret 2017 sebanyak 19.375 orang.

Ini menjadi bukti, katanya, bahwa dimasa mendatang jumlah lansia akan terus bertambah seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat, oleh sebab itu sudah saatnya kesejahteraan sosial lanjut usia perlu mendapat perhatian khusus sebagaimana telah diamanatkan oleh undang undang no 13 Tahun 1998.

Kegiatan diselingi juga dengan penampilan Celoteh, Jaipong serta Joged Dangkong Lansia yang melibatkan seluruh Lansia dimasing masing kelurahan se-Kota Tanjungpinang, dengan penampilan para Lansia yang heboh sempat menimbulkan tawa dari para undangan. (rco)

Share