Kamis10192017

Last update05:00:00 AM

Back Tanjungpinang Lis Kukuhkan Empat Kampung KB

Lis Kukuhkan Empat Kampung KB

Tekan Angka Pertumbuhan Penduduk dengan Program KB

TANJUNGPINANG (HK) - Empat kampung di Kota Tanjungpinang ditetapkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) dan dikukuhkan sekaligus oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Kampung Dompak Lama, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (11/10).
Dalam pencanangan Kampung KB di Kota Tanjungpinang ini juga dilakukan penandatangan komitmen dukungan oleh berbagai sektor terkait serta diselenggarakan berbagai layanan untuk masyarakat seperti pelayanan KB, pelayanan pemeriksaan kanker serviks dan kanker payudara dan pengobatan umum.

Selain tiu, dilakukan pemberian bantuan kepada warga berapa pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil kurang energi Kronis, penyerahan kartu BPJS kesehatan bantuan Pemko, sertifikat industri rumah tangga pangan untuk UPPKS dan KUBE serta packet bantuan untuk posyandu.

"Tahun lalu kita canangkan Kelurahan Tanjung Unggat, kali ini ditambah empat kampung KB yakni Kelurahan Dompak, Kelurahan Kampung Bugis, Kelurahan Kampung Bulang, dan Kelurahan Tanjungpinang Barat," ungkap Lis sebelum meresmikan pencanangan Kampung KB.

Walikota mengatakan kampung KB menjadi salah satu inovasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Empat Kampung KB ini nantinya akan membangun peserta KB baru, KB aktif, kualitas KB dan kesetaraan ber KB bagi masyarakat. Pelayanan Kampung KB, juga akan terintegrasi dengan sektor-sektor lainnya, seperti pendidikan, kesehatan dan sebagainya.

"Program ini bermanfaat untuk menyeimbangi kebutuhan hidup dalam satu keluarga, sehingga akan terwujud sebuah keluarga yang berkualitas, nyaman dan sejahtera. Program ini penting untuk menekan pertumbuhan penduduk sekaligus memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan. Dan akan bisa berjalan dengan dukungan dari semua stakeholder, RT/RW, dan masyarakat," jelasnya.

Semuanya harus komitmen, terutama masyarakat, jadi Kampung KB bukan sekadar acara seremonial yang kemudian ditinggalkan begitu saja. Lakukan sosialisasi dalam upaya mewujudkan keluarga sejahtera di Kota Tanjungpinang.

"Kalau masyarakat komitmen, lima sampai 10 tahun mendatang, tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah, tidak ada lagi anak-anak yang kurang gizi, dan tidak ada lagi orang tua yang tak mampu sekolahkan anak-anaknya," ucap Walikota.

Lis juga mengajak masyarakat agar memanfaatkan program yang telah dicanangkan pemerintah, "mari maanfaatkanlah program ini untuk mewujudkan masyarakat yang unggul dan sejahtera di Kota Tanjungpinang. Ayo ikut KB, dua anak lebih baik," tutup Walikota.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Kepri, Uliantina Meiti, berharap kepada pemerintah, lintas sektoral dan masyarakat ikut berkontribusi terhadap program Kampung KB, karena BKKBN tidak akan mampu bekerja sendiri, tanpa ada dukungan dari semua pihak.

"Saya titip program ini, kami berharap Kampung KB tidak hanya berhenti pada sebatas seremonial pembentukan saja namun ada keberlanjutan melalui sinergi berbagai sektor pemerintah bahkan swasta, Kampung KB bukan program BKKBN saja namun perlu dukungan banyak pihak," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam, SKM, M. Si, menjelaskan 4 Kelurahan yang ditunjuk sebagai Kampung KB ini dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat, artinya dilaksanakan guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan program KB secara maksimal.

Dia mengatakan, BKKBN menargetkan tahun 2017, terdapat satu Kampung KB di setiap satu kecamatan di seluruh Indonesia. Program Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang jarang terlihat oleh pandangan pemerintah.

"Mudah-mudahan Kampung KB di Kota Tanjungpinang menjadi awal pembangunan yang bersentuh langsung dengan masyarakat, khusunya yang berada di kawasan pesisir, kawasan kumuh dan kawasan yang belum tersentuh," katanya.

Dia mengatakan, ada beberapa rangkaian yang dilaksanakan pada pencanagan Kampung KB ini, yaitu gotong-royong, penghijauan 200 bibit tanaman, aksi bersih-bersih parit dan drainase, kegiatan pelayanan pemeriksaan kanker payudara dan kanker serviks, pelayanan pengobatan umum, pelayanan KB, lansia dan balita.

Seusai meresmikan Kampung KB, Walikota didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul meninjau mobil pelayanan kesehatan, bazar, dan Kampung KB, bersama Kepala BKKBN Provinsi Kepri, unsur FKPD, Kepala OPD, Camat, Lurah, Ketua DWP, Ketua GOW, RT, RW, pokja Kampung KB serta warga setempat. (rco)

Share