Sabtu11252017

Last update05:00:00 AM

Back Tanjungpinang Pelajar SMA Tanjungpinang Diberi Pemahaman Hukum

Pelajar SMA Tanjungpinang Diberi Pemahaman Hukum

TANJUNGPINANG (HK) - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota menggelar kegiatan Pembinaan Kader Sadar Hukum Tingkat Pendidikan Menengah Atas (SMA) se-Kota Tanjungpinang di Aula Bulang Linggi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Senin, (13/11).
Pada kesempatan itu, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan bahwa sebagai negara hukum tentu dalam setiap pelaksanaan dan penegakannya perlu didukung oleh semua elemen masyarakat, karena kesadaran hukum masyarakat adalah nilai-nilai yang hidup didalam masyarakat itu sendiri dalam bentuk pemahaman dan ketaatan atau kepatuhan terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang mengatur dan bersifat mengikat.

Untuk itu, lanjut Lis, peran serta dunia Pendidikan melalui guru bersama aparatur Pemerintah adalah ornamen yang penting dalam memberikan penaatan dan pemahaman Hukum. Oleh karenanya diskusi bersama siswa-siswi hari ini sangat penting dalam rangka memberikan pembinaan.

"Membina murid-murid dan siswa siswi dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan berinteraksi bersama para siswa serta melalui pola penyuluhan seperti bermain, diskusi, membentuk kader-kader hukum yang pada akhirnya adalah menciptakan generasi sadar Hukum," ujar Lis.

Pada kegiatan ini, diharapkan para siswa ini dapat menjadi pelopor kesadaran hukum. Dalam rangka memfasilitasi informasi hukum kepada masyarakat disekitarnya dan teman-teman sebayanya.

"Minimal mereka bisa mensosialisasikan Perda kepada masyarakat sekitarnya. Dan ini harus bisa berpengaruh dan tersebar ke semua pelajar di Tanjungpinang. Jadi sudah kita rumuskan akan ada semacam pemilihan duta sadar hukum," pungkas Lis.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan, Ahadi, menjelaskan dalam upaya menerapkan budaya hukum kesemua lapisan masyarakat, setiap daerah diberi kewenangan untuk memberikan dan menerapkan pola-pola penyuluhan hukum.

"Mudah- mudahan program pembinaan kader sadar hukum kepada siswa-siswi dapat terus berlanjut dan menjadi pola penyuluhan di daerah hingga ke jenjang Nasional," jelasnya.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 300 peserta, berasal dari utusan SMA/SMK se Kota Tanjungpinang. Dan diharapkan ke-300 pelajar tersebut bisa menjadi pelopor dan menyebarkan pengetahuan kesadaran hukumnya kepada pelajar-pelajar lainnya. (rco)

Share