Jumat08292014

Last update12:00:00 AM

Back Tanjungpinang Sekolah Swasta Diminta Bersabar

Sekolah Swasta Diminta Bersabar

Spanduk Penerimaan Siswa Baru Marak

TANJUNGPINANG (HK) - Penerimaan siswa baru (PSB) masih beberapa bulan lagi. Namun, hampir di setiap sudut Kota Tanjungpinang telah terpajang sejumlah spanduk dari sekolah swasta yang membuka PSB.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang HZ Dadang AG meminta pengelola sekolah-sekolah swasta yang sudah mengumumkan dan memasang spanduk PSB untuk mengikuti aturan yang ada. Sebaiknya, kata dia, sekolah-sekolah swasta itu bisa bersabar hingga pelaksanaan ujian nasional (UN) selesai.

"Saat ini pemerintah belum membuat aturan, dan kapan akan menerima PSB baik sekolah negeri dan sekolah swasta. Jadi kita belum menerima aturan mainnya. Sekolah swasta memang boleh-boleh saja membuka PSB duluan, tapi harus mematuhi aturan yang ada," katanya, Kamis (18/4).

Dadang Menambahakan, kalau sekolah swasta membuka pendaftaran sekarang, siswa dari mana, lantaran sekarang ini siswa tengah mengikuti ujian nasional. Untuk UN tingkat SMP dan SD belum dilaksanakan.

"Kita minta sekolah swasta agar bersabar dulu untuk membuka PSB. UN tingkat SMP dan SD juga belum lagi dimulai," jelasnya.

Sementara itu, terkait PSB tahun ajaran 2013-2014 di Tanjungpinang, Dadang menyatakan tidak lagi menggunakan sistem online, seperti tahun sebelumnya. Sistem PSB diganti dengan sistem rayon.

Diharapkan, dengan sistem rayon ini nantinya PSB tidak menimbulkan masalah.

"Selama ini PSB banyak permasalahan yang timbul setiap tahunnya, karena tidak semua siswa baru yang tertampung semuanya. Insya Allah tahun ini PSB kita harapkan tidak ada masalah, kita akan melakukan pemerataan peneriman siswa baru nanti," tegasnya.

Kalau dilakukan pemerataan PSB nantinya, kata Dadang, orangtua tidak memburu anaknya masuk sekolah negeri. Namun nantinya akan diutamakan anak yang berdekatan dengan sekolahnya terlebih dahulu.

"Hal ini sedang kita pikirkan, bagaimana caranya agar orangtua, tidak berbondong-bondong memasukkan anaknya ke sekolah negeri walau jaraknya jauh. Selain itu sekolah swasta juga memiliki kualitas yang cukup baik di Tanjungpinang ini," bebernya.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beberapa waktu lalu juga menyampaikan hal yang sama. Ke depan, PSB akan ditata dan diatur agar tidak terjadi permasalahan seperti tahun-tahun lalu.

"Kita, belajar dari tahun-tahun sebelumnya terkait penerimaan siswa baru ini. Jangan sampai nantinya menimbulkan permasalahan. Pemerintah sudah merumuskan terkait ini dan mudah- mudahan untuk tahun ini akan lebih baik," kata Lis.

"Pemrintah juga menunggu aturan serta akan menggunakan acuan dari pusat. Namun dengan sistem rayon mudah-mudahan pemerataan penerimaan siswa ini akan mengatasi permasalahan yang selama ini timbul," katanya lagi.(sut)

Share