Patut Dicontoh, Anak-Anak SD Rayakan Kelulusan
Pelajar kelas VI SDN 002 Gunung Kijang yang dinyatakan lulus 100 persen saat pengumuman kelulusan Rabu (12/6) pagi. (okialexander/haluankepri.com)
BINTAN (HK) - Menerima hasil kelulusan setelah bertahun-tahun belajar dibangku sekolah merupakan impian setiap pelajar. Namun, belakangan euforia merayakan kelulusan terutama dikalangan pelajar SMA sering kebablasan, semisal konvoi di jalan raya, corat-coret seragam hingga aksi-aksi lainnya yang kurang mendidik.
Namun, bagi pelajar sekolah dasar (SD) merayakan kelulusan setelah belajar enam tahun lamanya, cukup tertawa dan tersenyum bareng teman sekelasnya saja sudah lebih dari cukup. Mungkin, ini bisa menjadi contoh bagi pelajar khususnya SMA dalam merayakan kelulusan.
Seperti yang dilakukan 62 pelajar SDN 002 Gunung Kijang yang bergembira secukupnya setelah menerima pengumuman bahwa seluruh siswanya lulus 100 persen, Rabu (12/6) pagi.
Memakai seragam putih-merah lengkap dengan topi sekolah, para siswa gembira setelah mengetahui kalau semua siswanya lulus dan bisa melanjutkan ke jjenjang pendidikan SMP.
Mirip dengan cara pengumuman kelulusan yang dilakukan ditingkat SMA, setiap pelajar SD juga dibagikan dengan menggunakan amplop berisi pengumuman kelulusan.
Saat itu, para siswa deg-degan namanya dipanggil untuk menerima amplop dari sang guru. Namun, ketegangan raut wajahnya seketika berubah ketika isinya menyatakan siswa tersebut lulus.
“Lulus,” teriak seorang bocah mengetahui isi amplopnya bahwa dirinya lulus.
Perayaan kelulusan ala anak SD ini memang tidak berlebihan, usai menerima pengumuman kelulusan, para siswa pulang dijemput para orang tuanya. Tidak ada yang konvoi dijalanan dan tidak ada coret seragam seperti yang sering dilakukan pelajar SMA yang jauh lebih dewasa.
Kepala Sekolah SDN 002 Gunung Kijang, Syamsiah menuturkan, bahwa pada pengumuman kelulusan di tingkat SD di Kepri, siswanya lulus 100 persen.
“Alhamdulilah semua siswa kelas VI yang berjumlah 62 orang siswa lulus 100 persen,” ujarnya. (oxy)