Bappeda Dorong Lebih Banyak Festival di Jemaja

Adies Saputra, Kepala Bappeda KKA. (yudi/haluankepri.com)

Adies Saputra, Kepala Bappeda KKA. (yudi/haluankepri.com)

ANAMBAS (HK) - Kesuksesan penyelenggaraan Festival Padang Melang (FPM) di Pulau Jemaja 17-20 Juli silam telah menyedot perhatian banyak pihak dan media. Ini merupakan kesempatan baik untuk ajang promosi Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) kedepannya.

Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Daerah (Bappeda) KKA, Adies Saputra, S.IP, M.Si di ruang kerjanya Jumat (2/8/2019), mengatakan, FPM memang sudah menjadi agenda tahunan. Tapi, FPM ini sifatnya hanya stimulus dari Pemda. Untuk itu perlu diselenggarakan festival-festival lainnya di pulau Jemaja, kalau bisa 4-5 festival setiap tahun.

Dikatakannya, penyelenggaranya bisa diprakarsai swasta, organisasi pemuda, dan Pemerintah Desa.

“Saat ini setiap Desa sudah punya APBDes, bisa disisihkan sebagian kecil untuk kegiatan kepariwisataan. Jika terlalu berat dilaksakan sendiri, beberapa desa bisa saja bergabung menyelenggarakan festival dengan tema dan tempat yang disepakati bersama,” tukasnya.

Kepala OPD termuda di Kepulauan Anambas itu menambahkan, kalau lebih banyak kegiatan kepariwisataan diselenggarakan di Jemaja, penginapan-penginapan akan terus penuh, homestay juga lebih banyak tumbuh. Apalagi saat ini transportasi udara dari Batam ke Letung sudah setiap hari dengan harga yang terjangkau.

Masih kata Adies, Pemerintah Daerah saat ini sangat serius menjadikan pulau Jemaja sebagai pusat wisata di Anambas. Beberapa infrastruktur jalan baik yang menuju bandara, pelabuhan, maupun kawasan wisata terus didorong baik yang bersumber daru APBD Kab, Provinsi maupun APBN.

“Untuk membangun pariwisata Anambas khususnya pulau Jemaja, tidak bisa sendiri. Kolaborasi Pemda, Pemdes, masyarakat dan seluruh stakeholder itu sangat diperlukan,” pungkasnya.(yud)

(Visited 39 times, 16 visits today)