BATAM (HK) - Sekitar 334 orang tua dari siswa-siswi baru di SMPN 4 Batam dengan penuh semangat bersepakat bersama-sama pihak sekolah untuk membenahi saran dan prasana yang selama ini dibutuhkan pihak sekolah. Diantaranya, mereka sepakat dengan dana patungan bersama-sama memperbaiki ruangan kelas yang rusak, dan melakukan pagarisasi lapangan olahraga yang baru dibangun sekolah.
“Iya kita hanya melontarkan kepada orang tua kalau plapon sekolah banyak yang rusak harus segera diperbaiki takut menimpa anak didik dan lapangan baru dibangun di tebing sekolah belum di pagar, khawatir anak berolahraga takut jatuh ke bawah,” ujar Kepala Sekolah SMPN 4 Batam, Dra Desmizar, usai rapat bersama orang tua, beberapa hari lalu.
Menurut Desmizar, bahwa kekhawatirkan sekolah ini disampaikan oleh pihak Komite Sekolah dihadapan para orang tua. Dengan spontan para orang tua ketika itu siap bergotong royong memperbaiki plapon yang rusak dan memagar lapangan olahraga yang baru itu. “Karena kalau kita menunggu bantuan dari pemerintah pasti prosesnya akan lama, khawatir takut terjadi sesuatu duluan. Makanya kita mengadu kepada Komite Sekolah, dan langsung dirapatkan bersama orang tua,” katanya.
Rapat orang tua bersama kepala sekolah dan komite ini bertempat diruangan kelas diahadiri hampir 334 orang ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Rapat ini juga upaya komite sekolah untuk menyatukan persepsi antara orang tua murid baru dengan kepala sekolah dan juga dengan para tenaga pengajar dalam rangka kegiatan belajar dan mengajar (KBM) pada tahun ajaran baru 2019-2020.
Pada kesempatan itu juga baik Ketua Komite SMPN 4 Batam. Mesrawati Tampubolon, dan Kepala Sekolah SMPN 4 Batam, Dra Desmizar, meminta dukungan dari orang tua murid baru agar saling membantu didalam melaksanakan KBM serta turut mengawasi pergaulan serta belajar anaknya di rumah. Karena kata mereka tanpa dukungan dari orang tua apapun yang diprogramkan pihak sekolah tidak berarti.
“Saya sebagai kepala sekolah berharap antara orang tua dan para guru di sekolah saling kerjasama dan bersinergi agar apa yang kita harapkan untuk memajukan anak anak kita ini bisa tercapai dengan baik. Makanya kita bentuk seperti paguyuban tiap kelasnya yang melibatkan orang tua,” ucapnya.
Dikatakan Desmizar selama dirinya menjadi Kepala Sekolah sudah banyak prestasi yang ditorehkan para anak didiknya. Baik dalam bidang akademik dan juga prestasi dalam bidang nonakademik. Itu semua kata Desmizar, berkat kerjasama antara orang tua siswa dengan para tenaga pengajar disekolahnya. (men)












Comment