Warga Pulau Laut Minta Kapal yang Handal

KEDATANGAN KAPAL- Warga Pulau Laut menyambut kedatangan kapal keluargannya yang bocor di tengah laut. Mereka berharap ada bantuan kapal besi.

NATUNA (HK)- Pulau Laut merupakan wilayah kecamatan di Kabupaten Natuna yang cukup berat medan tempuhnya. Selain jauh, keadaan perairian menuju pulau itu juga sering kali dilanda gelombang, angin kencang dan unsur-unsur badai laut lainnya.

Pada kurun waktu beberapa tahun terakhir, keadaan ini sudah berulangkali menimbulkan dampak tidak baik bagi warga berupa kecelakanaan di laut (Laka Laut) yang sangat merugikan.

Bambang, seorang warga Pulau Laut mengakui keberadaan medan tempuh yang sulit itu. Tapi berbicara laka laut menurutnya bukan hanya medan tempuh yang berat menjadi satu-satunya penyebab.

Ia menyebutkan, faktor sarana tempuh yang tidak memadai juga terkategori sebagai penyebab utama terjadinya kecelakaan di laut.

“Faktor alam berada di luar kendali kita mas, apalagi kalau gelombang setinggi empat meter lebih, sementara kapalnya berupa pompong berukuran 2 sampai 5 GT, tak bakal kuat mas,” kata Bambang kepada koran ini melalui telepon, Jumat (8/9).

Dengan begitu ia mengaku tidak menyalahkan mau pun menyesalkan kondisi alam yang berat ditempuh seperti ini karena itu ranahnya Yang Maha Kuasa.

“Maka kami kasian dan sekaligus tidak heran dengan adanya kejadian yang tidak diinginkan di laut seperti yang menimpa pompong Anugerah yang bocor dan nyaris tenggelam kemarin itu karena memang sarananya masih berupa kayu, kecil dan tidak seimbang untuk melawan keadaan laut yang seperti itu. Ini yang kami sayangkan,” kata Bambang dengan nada suara yang terdengar sedih.

Bambang berharap sarana pelayaran khususnya di Pulau Laut dan seluruh pulau yang ada di Natuna dapat ditingkatkan sehingga tidak mudah goyah dan tenggelam dengan gelombang untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan di laut.

“Kami berharap ada kapal besi dengan bobot yang lebih memadai agar dia kuat menghadapi hantaman gelombang. Kalau ada kapal yang lebih handal berjadwal mungkin kecelakaan bisa dihindari,” harapnya.

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Camat Pulau Laut, Sudirman. Namun begitu ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah secara bertahap dan kontunyu membangun Pulau Laut.

Ia juga berharap agar kelancaran transportasi di Pulau Laut, Khususnya transportasi laut bisa ditingkatkan sehingga kesejahteraan dapat melaju lebih pesat tanpa mengesampingkan keselamatan.

“Alhamdulillah mas, Pulau Laut sekarang sudah ada kemajuan. Di samping sarana di darat sudah mulai dilengkapi, sarana transportasi di laut juga begitu. Saat ini sudah beroperasi kapal Pelra yang diberikan pemerintah dan dikelola oleh Kecamatan. Kapalnya cukup besar, 35 GT. Tapi ya itu tadi warga maunya ada kapal besi, dan memang itu yang diperlukan sebetulnya. Mudah-mudahan lah kedepan bisa dibantu oleh pemerintah,” pungkasnya.(fat)

(Visited 8 times, 2 visits today)