Ismed Safriady Pimpin Asdeki Kepri
Ismed Safriady (tiga dari kiri) dan pengurus DPW Asdeki Kepri periode 2019-2024 dilantik di Swissbel Hotel, Kamis (29/8) malam.
BATAM (HK)- Pengurus Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki) Kepulauan Riau resmi dikukuhkan dan dilantik, di Swiss Belhotel Harbour Bay, Kamis (29/8/2019) malam. Ismed Safriady dipercaya memimpin asosiasi ini untuk periode 2019-2024.
Pria yang akrab disapa Amek itu dan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Asdeki Kepri, dilantik langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asdeki, Muslan AR.
Dalam sambutannya, Muslan mengatakan, di Kepri, khususnya Batam ada banyak perusahaan kontainer dan itu harus diperhatikan.
“Dibanding dulu, kini sudah lebih baik dalam hal penataan depo kontainer,” ujarnya.
Dengan terbentuknya DPW Kepri, Muslan berharap ada gebrakan baru yang dilakukan. Ia juga mengingatkan agar pengurus mengakomodir anggota dan melakukan sinergi dengan pemangku kebijakan.
“Kita maunya ada SOP baru dalam pengelolaan depo, biar lebih cepat, kompetitif dan tentu aman.
Sementara itu, Amek dan pengurus siap melakukan penataan. Ia juga akan lebih sering berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Pengusahaan Batam.
“Selama ini memang seperti tidak ada yang mengatur. Bisnis kontainer ini harus ada payung hukumnya, agar anggotanya merasa dilindungi dan diperhatikan,” katanya.
Selain itu, Amek juga menyoroti dominasi perusahaan asal Singapura, Amerika dan Tiongkok. Ia berharap pihak pemerintah memperhatikan pengusaha lokal.
“Karena ada 11 perusahaan kontainer di Kepri ini. Dan depo kontainer ini harus diatur dan dikelola dengan baik,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Amek ke depan akan lebih memperhatikan prosedur penggunaan kontainer. Ia mengimbau pengusaha yang bergerak di bidang ini mengikuti standar dan aturan penggunaan kontainer.
“Kontainer sebelum digunakan kembali harus lebih dulu dibersihkan, mungkin diperbaiki jika ada yang rusak,” kata mantan wartawan itu. (r/and)
