-574 Karateka Ikuti Festival dan Competition Piala Walikota Batam

WALIKOTA Batam, Rudi SE apresiasi atlet karateka BKC Batam dan Kepri.Foto:Nov Iwandra/Haluan Kepri

BATAM (HK) - Walikota Batam, HM Rudi SE mengapresiasi dan senang, dengan digelarnya iven Festival and Competition Karate Bandung Karate Club (BKC) Tahun 2019, dengan diikuti oleh murid Paud, SD, SMP dan Tingkat SMU di. Batam dan Kepri.

“Alhamdulillah, tentunya saya senang, bangga, dan mengapresiasi Perguruan BKC Batam dan Kepri, yang telah menggelar kegiatan olahraga dan prestasi yang dikuti murid-murid di Batam. Sehingga, menjadi generasi muda berprestasi,” kata Rudi, Sabtu (07/09/2019), siang, di Kepri Mall, Batam.

Anak-anak harus mampu memperilsiapkan diri ucapnya, sebab kelak anak-anak akan menjadi pemimpin di masa depan. Makanya harus bisa mempersiapkan diri sejak dari sekarang.

“Olahraga Karate ini sudah bagus. Tetapi, anak anak ini harus suka Bahasa Inggris ya. Karena kita berada di kota yang maju, sehingga harus pandai Berbahasa Inggris,” motivasi Walikota.

Walikota Batam juga mengatakan dirinya akan menginstruksikan keseluruh SD di Batam, agar mengajarkan Bahasa Inggris sejak dini, hingga menguasai dengan baik.

Begitu juga dengan prestasi olahraga, ucapnya sehingga dapat mengantar generasi muda kita untuk meraih prestasi, hingga tingkat nasional dan internasional.

Mengakhiri sambutannya Walikota Batam juga memotivasi karateka dengan menanyakan apa tujuannya datang ke Kepri Mall tersebut. Siapa yang berani kedepan,” tanya Rudi.

Lalu, tanpa aba aba dua anak SD lansung maju ke depan dan menjawab pertanyaan Walikota Batam tersebut dengan lantang.

“Hoos…., saya ingin menjadi juara dalam ajang olahraga Karate BKC, dengan memperebutkan piala bergilir Walikota Batam pak,” jawab Iksan dari TK B Al Muhajirin Dotamana,mengalahkan Muhammad Febryan murid SDN 07 Sekupang, dengan skor 2:0, dalam kumite perorangan.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Bandung Karateka Club (BKC), Kota Batam, Sulistiana mengatakan, ajang Festival dan Competition Karateka BKC ini merupakan satu iven intenal dalam rangka pembinaan bakat para atlet dan pencarian bibit atlet karateka yang berprestasi sejak dini.

“Iven Festival dan Competition BKC ini sebagai tolok ukur kita untuk melakukan sebuah sistim pembinaan kedepannya. Sehingga bibit unggul
yang tersaring sejak awal, akan menjadi acuan bagi kami untuk melakukan pembinaan hingga dapat meraih prestasi ke tingkat nasional, dan internasional,” kata Sulistiana, dengan bangga.

Selama ini, ungkapnya, atlet BKC Batam serta Kepri sudah meraih prestasi hingga ke tingkat nasional dan internasional. Maka, seiring dari perjalanan waktu mereka sudah berkiprah dan pindah ke daerah lain di Indonesia.

“Maka, momentum Festival serta Competition BKC 2019, sebagai estafet terhadap para atlet olahraga Karate BKC, dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi serta potensi atlet yang berprestasi, hingga bisa mengharumkan nama daerah yang diwakilinya,” ungkap Ketua Pengcab BKC Batam ini.

Ketua Panitia Nopialdi Tanjung menerangkan, dalam Festival dan Competition Karateka BKC tersebut, diikuti sebanyak 42 Dojo (perguruan) dari Batam, Tanjungpinang dan Karimun, untuk memperebutkan piala bergilir Walikota Batam, selama dua hari ke depan.

“Total pesertanya sebanyak 574 atlet, dari 108 tim (kontingen), yang mempertandingkan 121 kelas kata dan kumite. Yaitu, untuk festival 81 kelas terdiri dari murid TK, SD dan SMP. Untuk kompetisi sebanyak 41 kelas yang diikuti oleh karyawan perusahaan di Mukakuning maupun pegawai BC Batam,” kata Nopialdi alias Aldi.

Sedangkan untuk kontingennya sendiri, imbuh Aldi, diantaranya itu 6 kontingen dari murid TK, 50 kontingen murid SD, 24 kontingen SMP dan 9 kontingen dari SMA. “Kemudian 8 Kontingen atas SMK, 2 Kontingen dari MTS, 2 Kontingen dari Universitas, 6 Kontingen dari instansi dan 1 Kontingen lagi dari BKC Tanjungpinang,” ujar Aldi Tanjung.

“Ajang Festival dan Competition BKC ini, untuk memperebutkan Piala Walikota Batam yang ke 1. Setiap peraih juara akan mendapatkan piala bergilir, medali, sertifikat dan uang pembinaan.
Dan untuk peraih juara 1,2 dan 3, mereka akan dibina secara khusus. Sehingga, bisa menjadi atlet atlet Karateka BKC unggulan untuk dapat meraih prestasi yang gemilang kemudian hari,” pungkas Aldi, dengan penuh semangat.(vnr)

(Visited 94 times, 1 visits today)