by

“Jadilah Tauladan Bagi Masyarakat…”

  • Kloter 22 Debarkasi Batam Sudah di Jambi

Batam (HK) - Asisten 1 Pemprov Jambi, Drs. H. Apani Saharudin, mengharapkan jamaah haji asal Jambi yang telah kembali dari tanah suci, khususnya jamaah Kloter 22, dapat menjadi contoh tauladan bagi masyarakat di lingkungannya.

“Tauladan yang baik merupakan bagian dari tanda-tanda haji mabrur. Sikap yang baik dan selalu membina ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga dan masyarakat sekitar lingkungan untuk menunaikan ibadah haji pada tahun-tahun selanjutnya,” ucap H. Apani didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Setda Provinsi Jambi, drs.H. Amsyarnedi, M.SI, saat menyambut kedatangan Kloter 22 Debarkasi Batam di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (7/9/2019).

“Selamat kembali ke tanah air dan selamat kembali berkumpul dengan keluarga,” ujarnya lagi.

Diketahui, Kloter 22 merupakan jamaah haji asal Jambi gabungan jamaah dari Kotamadya Jambi dan Kabupaten Batang Hari dengan jumlah 443 orang. Kloter 22 tiba di Batam sekitar pukul 20.40 WIB tadi malam.

Dalam kesempatan itu, H. Abdullah Usman, Ketua Kloter 22 mengatakan, sesampai di Batam, seluruh jamaah yang dipimpinnya dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah, kami kembali dengan selamat sampai di Batam. Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah membantu lancarnya penyelenggaraan haji Kloter 22 ini,” ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan, H. Muhammad Ali Ishak, Pembimbing Haji Kloter 22. Dia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji Kloter 22 dapat dilakukan dengan sempurna.

“Alhamdulillah, rukun dan wajib haji sudah dilakukan dengan lancar, termasuk ibadah sunah,” jelasnya lagi.

Sedangkan, dr. Hj. Anita Dewi, dokter Kloter 22 mengatakan, selama di tanah suci, pihaknya rutin melakukan visitasi ke kamar jamaah, memantau kesehatan jamaah, serta selalu memberikan bimbingan dalam hal kesehatan.

“Jamaah begitu semangat dalam ibadah. Bahkan ada yang sampai minta diberi vitamin agar selalu bugar dalam melaksanakan ibadah. Alhamdulillah, semua sehat. Kedepan masalah kesehatan ini diharapkan menjadi perhatian serius untuk musim haji selanjutnya,” ucap dr. Hj. Anita Dewi didamping tim medis, Saharuddin dan Marni.

Derdasarkan data yang disampaikan Media Centre Haji (MCH), jamaah Kloter 22 terdiri dari jamaah pria 190 dan wanita 253 dengan petugas kloter 5 orang, 1 TKHD, dan 2 orang TPHD.

Dalam Kloter 22, ada jamaah yang wafat di tanah suci, a.n Jemakir Bin Sadi Prayo (89) wafat pada 10 Agustus 2019 di Klinik Arofah, Arab Saudi. Lalu, a.n Rohana Binti Syarif (56) wafat pada 11 Agustus 2019 di RSAS Mina Alwadi, Arab Saudi. Kemudian, a.n Yunani Bin Kosim (77) wafat pada 5 September 2019 di RSAS King Faisal Makkah.

Diketahui, pada musim haji tahun ini, jamaah haji asal Jambi termasuk Kloter 22 masuk dalam ‘Embarkasi Antara’, yakni, jamaah tidak menginap di asrama haji Batam. Hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam. Setelah istirahat beberapa jam di ruang tunggu Bandara Hang Nadim, Kloter 22 kembali melanjutkan penerbangan ke Jambi dalam tiga penerbangan pada, Minggu (8/9/2019) dinihari tadi dalam tiga penerbangan. (fhy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed