Dinkes Tanjunginang Sediakan 6 Posko Kesehatan
Rustam, Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang
TANJUNGPINANG (HK) - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang, mendirikan enam posko penanggulangan dampak kesehatan kabut asap, Rabu (18/9/2019). Dari data dinas tersebut, belum ada tanda-tanda peningkatan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Tanjungpinang.
Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan posko penanggulangan dampak kesehatan kabut asap tersebut tersedia di RSUD Tanjungpinang, RSUD Ahmad Tabib (Provinsi Kepri), Puskesmas Kampung Bugis, Puskesmas Tanjungpinang, Puskesmas Seijang dan Puskesmas Batu 10.
“Posko tersebut memberikan bantuan lebih cepat atau lebih dini, ketika masyarakat membutuhkan penanganan kesehatan akibat dampak kabut asap. Seperti kesulitan bernafas atau terjadi gangguan kesehatan lainnya,” ungkap Rustam.
Dikatakan Rustam, kualitas udara di Tanjungpinang dari hasil Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih di level sedang pada angka 88 dari Kemen LHK di Batam. Sedangkan penderita penyakit ISPA, belum ada. Namun untuk dampak akibat kabut asap yang terjadi saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan, apakah ada peningkatan penderita ISPA.
“Dari data sementara, belum ada peningkatan penderita ISPA secara signifikan,” ujarnya.Terkait hal tersebut, kualitas udara di Kota Tanjungpinang terjadi kencendrungan cukup meningkat tapi belum mancapai level tidak sehat. (rco)
