Juara FLS2N Mendapatkan Rp7 Juta

Salah satu peserta tari dari sekolah di Batam yang kerap menjuarai tingkat nasional dalam ajang FLS2N. Kegiatan FLS2N merupakan ajang bergensi bagi para siswa untuk berebut bisa mewakili ketingkat nasional. (IST)

JAKARTA (HK) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Indonesia (FLS2N) yang menjadi wadah penyaluran bakat seni siswa sekaligus sebagai bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penyelenggaraan festival yang diikuti sekitar 3.000 siswa ini menjadi momentum untuk mengasah kemampuan seni dan olah rasa.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, FLS2N ke-16 diikuti siswa dari jenjang pendidikan dasar, menengah dan pendidikan khusus. Setiap pemenang akan mendapat hadiah Rp 5-7 juta. Peserta FLS2N tingkat nasional telah melalui seleksi yang ketat dan berjenjang dan berasal dari para juara tingkat provinsi.

“Seni sebagai salah satu olah rasa yang perlu ditingkatkan, karena seni merupakan bagian dari pendidikan, dan kita harus meningkatkan kemampuan anak kita dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mereka agar jiwa seninya terasah dengan baik,” ujar Didik dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.

FLS2N dilaksanakan pada 15-21 September 2019 di dua provinsi secara serentak. Yaitu di Provinsi Lampung untuk jenjang pendidikan menengah dan Provinsi Banten untuk jenjang pendidikan dasar. Ajang ini melombakan dua jenis kesenian, yaitu kesenian tradisional dan kesenian kreatif. (hk/pr)