Jambret Nekat Beraksi di Depan Makodim
Rismawati (pakai helm), korban jambret di depan Makodim Batam, Kamis (26/9). Foto: Damri/Haluan Kepri.
BATAM (HK) - Pelaku jambret nekat menjalankan aksinya tanpa mempertimbangkan waktu dan tempat, seperti halnya yang menimpa Rimawati, ia dijambret di jalan raya Yos Sudarso, Batuampar atau jalan pas depan Makodim, Kamis (26/9) sekira pukul 09.30 WIB.
Akibatnya, korban harus merelakan hand phonenya merek Vivo raib digasak jambret, meski aksi tersebut berlangsung pas di depan kantor Makodim 0316 Batam.
Kejadian berawal korban sedang mengendarai sepeda motor supra fit miliknya dengan nomor polisi BP 3376 DJ, dimana dia siap belanja dari Pasar Jodoh. Sesampainya di jalan depan Mokodim 0316/Batam tiba-tiba ada sebuah sepeda motor mendekati korban.
Dimana dengan sigap pelaku langsung mengambil hand phone didalam kantong celanannya korban sebelah kanan. Kemudian pelaku langsung tancap gas dengan motornya.
“Saya tidak tau ciri-ciri pasti orangnya, karena motor ramai, tapi ada satu motor yang saya curigai yang berdekatan dengan motor saya, sehingga dia langsung saya kejar,” ucap Rismawati dengan beruraikan air mata.
Dikatakannya, bahwa dia mengejar motor yang dia curigai itu mulai dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga sampai di depan kantor Trakindo BatuAmpar. “Sesampainya di kantor Trakindo ini motor yang saya curigai berhasil saya kejar dan memberhentikannya,” ucapnya.
“Tadi saya lihat langsung korban ini menyuruh motor yang dia curigainya ini untuk berhenti, saya kira tadi ada apa, namun setelah mendapat penjelasan dari korban orang dia curigai itu kami periksan dan tidak ada ditemukan handphone milik korban,” ucap salah seorang warga di tempat terjadian keributan itu.
Pantauan Haluan Kepri, laki-laki yang dicurigai oleh korban itu mengaku kepada korban dan warga yang melihat bahwa bukan dia pelakunya dan dia juga tidak tau kalau maksud dari korban menyuruhnya untuk berhenti itu karena dicurigai.
Warga setempat dan yang melintas di jalan itu langsung melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki yang dicurigai itu, namun tidak ada ditemukan hand phone milik korban.
“Bukan saya pelakunya mas, saya tadi kaget juga disuruh untuk berhenti oleh ibu ini. Kan saya sudah diperiksa dan tidak ada ditemukan hand phonenya. Saya ini mau pergi kerja mas, tidak mungkin itupula yang akan saya lakukan,” ungkap pria yang dicurigai pelaku itu kepada Haluan Kepri. (cw64)
