Jefridin: Pramuka Ekstrakurikuler Wajib
Jefridin: Pramuka Ekstrakurikuler Wajib.
BATAM (HK) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan hingga saat ini banyak Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Batam belum memahami regulasi tentang kepramukaan.
Yakni yang sesuai dengan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan. Pada pasal 8 disebutkan, bahwa pendidikan kepramukaan adalah sebagai pendidikan ekstrakurikuler wajib merujuk pada pedoman penyelenggaraan pendidikan kepramukaan.
Hal itu disampaikan oleh Jefridin disela-sela acara orientasi majelis pembimbing gugus depan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam, Kamis (26/9) di Vista Hotel, Kota Batam.
Dikatakan Jefridin, bahwa untuk meningkatkan peran pembinaan pramuka di sekolah-sekolah oleh karena itulah gerakan pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Batam menggelar orientasi Majelis Pembimbing Gugusdepan tahun 2019 itu.
“Tujuan dari diselenggarakannya orientasi ini ialah untuk memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah tentang peran dan tanggungjawabnya sebagai Mabigus, dalam mengaktifkan kegiatan pramuka di sekolahnya masing-masing,” ungkap ketua harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam.
Sementara itu, sekretaris harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam, Hernowo mengatakan dalam kegiatan orientasi tersebut diikuti sebanyak lebih kurang 200 peserta yang terdiri dari kepala sekolah mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se Kota Batam.
“Materi penting akan disampaikan oleh narasumber yang berkompenten di bidangnya, diantaranya terkait regulasi, khususnya implementasi Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai legiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah,” ucap Hernowo
Menurutnya, target dari acara ini adalah kepala sekolah memahami tujuan yang harus dicapai oleh sekolah tentang yang diinginkan pramuka sesuai dengan undang-undang yang ada.
“Selama ini sebagian kepala sekolah-sekolah itu sudah memahami, namun juga ada sebagian sekolah yang pemahamannya baru sebagian dan setengah-setengah, bahkan hanya memakai baju pramuka pada hari rabu,” pungkasnya. (cw64)
