NATUNA (HK)- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna menggelar Diklat Keterampilan bagi Pencari Kerja Bahasa Inggris/Pemandu Wisata (Tour Guide) Tahun 2019 di Gedung Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Natuna, Kamis (3/10).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal diwakilkan oleh Sekda Natuna, Wan Siswandi membuka diklat tersebut.
Ia mengatakan, menyiapkan tenaga kerja yang handal untuk mendukung kepariwisataan Natuna sebagai kawasan Geopark Nasional merupakan langkah yang tepat.
“Terima kasih kepada Disnakertrans Natuna yang sudah mengagendakan kegiatan seperti ini. Pariwasata ini harus didukung oleh semua instansi, baik sarana dan prasarananya. Melihat keberadaan Natuna yang dikelilingi lautan, yang cocok adalah wisata bahari. Disnakertrans sangat cocok membuat diklat ini, karena wisatawan manca negara sudah datang beberapa kali ke sini. Ini dapat dilihat dari eksebisi Layang-layang dan Sail to Natuna,” kata Wan Siswandi.
Untuk itu ia berharap, para peserta memanfaatkan dengan baik diklat ini agar parawisata lebih maju kedepan.
“Pemerintah Kabupaten Natuna sangat mendukung kegiatan seperti ini, tidak hanya infrastuktur saja yang kita bangun tapi semua lini. Secara perlahan-lahan kita terlibat dan memperbaiki, bukan hanya sebagai penonton,” katanya penuh semangat.
Tidak lupa Wan Siswandi mengimbau buat pengusaha hotel, dibuat betah para wisatawan dengan kesan pertama yang bagus. Wisata bukan hanya berbicara duit tapi berbicara hati. Kalau sudah jatuh hati terhadap suatu daerah, wisatawan pasti selalu ingat dan betah.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Natuna, Hussyaini SIP mengatakan, diklat ini diikuti oleh 16 peserta, terdiri dari 6 laki-laki dan 10 perempuan yang berasal dari penggiat pariwisata di Kabupaten Natuna.
“Diklat ini dilaksanakan selama 2 bulan, dari tanggal 3 Oktober sampai 2 Desember 2019. Metode yang dipakai pembicaraan sehari-hari, tanya jawab dan praktek di lapangan. Peserta akan diberikan sertifikat dari lembaga Choise English Course, Pare kota (Kampung Inggris) Kabupaten Kediri. Peserta pelatihan diasuransikan selama pelaksanaan oleh BPJS Ketenagakerjaan Natuna,” kata Hussyaini.
Sedangkan tujuan diklat ini, Hussyaini mengatakan, untuk membekali dan meningkatkan Bahasa Inggris kepada pemandu wisata dalam mendukung pariwisata Natuna sebagai Geopark Nasional sekaligus membuka peluang kerja.
“Total sudah 259 orang sudah dilatih mau pun yang masih dilatih saat ini. Kita akan terus mengirim para peserta untuk dilatih di Balai Besar. Tahun depan, akan kami kirim peserta pelatihan ke perkebunan dan perikanan di Lembang sebanyak 16 orang,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten, sejumlah OPD, BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Travel, Pengusaha Natuna, Pemilik Hotel, tutor, para peserta diklat dan sejumlah wartawan.(fat)












Comment