BATAM(HK) - Tim F1QR Lanal Batam kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba yang dibawa dari Malaysia menuju Batam menggunakan Speedboat tanpa nama sebanyak 47 kg jenis Sabu, Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 6.45 Wib pagi.
Komandan Lantamal IV Tanjung Pinang, Laksamana pertama TNI Arsyad Abdullah menjelaskan kronologi penangkapan berawal dari informasi yang di peroleh dari lapangan, bahwa ada satu unit speed boat mesin 75 PK terindikasi mencurigakan.
“Sebenarnya, informasi dari lapangan sudah sejak awal September kita dapatkan bahwa ada sebuah kapal speed boat yang akan menjemput barang Narkoba melintas dari perairan Tanjung pinggir, Sekupang dengan tujuan Out port Limit (OPL) Timur, Malaysia,” jelas Arsyad, Kamis (3/10/2019) malam.
Mendengar informasi tersebut, Lanal Batam langsung membagi tiga tim untuk mendeteksi kapal speed boat tersebut,
“Dari tiga tim, dimana salah satunya Tim F1QR masing-masing ambil alih di perairan Pulau putri, perairan Batu Ampar dan perairan Sekupang untuk mendeteksi kapal speed boat yang mencurigakan itu,” kata Arsyad.
Lanjutnya, setelah speed boat kembali, Tim melihat secara visual speed boat tanpa nama mesin 75 PK, diduga telah selesai menjemput narkoba dari OPL Malaysia yang mengarah ke Perairan Batu Ampar.
“Melihat kapal speed boat datang, dengan sigap Tim F1QR langsung melakukan pengejaran terhadap kapal speed boat tersebut,” jelasnya.
“Saat dilakukan pengejaran, kapal speed boat yang diduga membawa narkoba sempat melarikan diri ke arah perairan Tanjung Pinggir Koordinat N 1°8’29.4684 E 103°56’3.984 dengan cara mengandaskan speed boat ke bibir pantai atau di bebatuan karang,” tambahnya.
Dari kapal speed boat tersebut, ditemukan Narkoba jenis Sabu 47 kg yang dikemas sebanyak 47 Pcs dalam bungkusan plastik teh cina.
“Tim F1QR langsung mengamankan kapal Speed boat serta barang bukti Narkoba sebanyak 47 kg,” jelas Arsyad.
“Namun dengan upaya yang sudah dilakukan, untuk kedua pelaku penyelundupan Narkoba tersebut berhasil melarikan diri ke arah tempat Wisata Tangga Seribu Tanjung Pinggir Sekupang usai mengandaskan speed boat ke bibir pantai atau di bebatuan karang,” pungkasnya. (Cw63)












Comment