- Banyak Pelansir BBM
BINTAN (HK) - Maraknya aksi para pelansir BBM jenis solar dan premium di SPBU Km 16 Desa Toapaya Selatan, menyebabkan kelangkaan luar biasa. Pemerintah dan aparat pun terusik dengan fenomena saat ini.
Untuk ‘meniarapkan’ para pelansir, rencananya SPBU akan dijaga aparat dengan menggandeng Polisi Militer (PM) dan kepolisian.
PPNS Dinas Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Bintan, Setia Kurniawan menjelaskan, Pemda bersama aparat akan mengawasi penyaluran BBM khususnya subsidi seperti Bio Solar yang diperuntukan pihak-pihak yang berhak saja.
“Ya dalam waktu dekat akan kita awasi. Nanti koordinasi dengan stakeholder terkait. Ya termasuk (PM) juga,” kata pria yang akrab disapa Iwan, Rabu (9/10/2019).
Satgas Migas kata dia, akan berupaya untuk menstabilkan keadaan supaya tidak ada lagi antrean panjang di SPBU. Penjagaan di SPBU menurutnya cukup efektif untuk mengawasi pendistribusian solar subsidi.
“Kita disini (Bintan) tidak mau ada yang diistimewakan. Yang jelas itu hanya untuk yang berhak saja sesuai Perpres,” tukasnya.
Pantauan dilapangan, Rabu (9/10) pagi antrean kendaraan besar di SPBU Km 16 mengular panjang hingga menutup sebagian bahu jalan. Namun, antrean berangsur menghilang lantaran stok solar di SPBU tersebut sekejap habis. Antrean kendaraan didominasi truk-truk serta mobil-mobil roda empat.
Bahkan, sopir-sopir yang mengantre termasuk harus kecewa lantaran belum sempat mengisi solar yang dijual sudah habis. “Udah habis jadi langsung bubar,” kata Agus. (oxy)










Comment