Anambas Raih Penghargaan WTP
Kakanwil Perbendaharaan Provinsi Kepri, Teguh Dwi Nugroho, menyerahkan piagam penghargaan WTP Kepada Wakil Bupati KKA, Wan Zuhendra, di ruang rapat Kantor Bupati lama, Selasa (15/10). WTP merupakan predikat tertinggi, karena pemerintah daerah dapat melengkapi empat persyaratan wajib yang harus dipenuhi agar pelaporan mendapat predikat tertinggi. YUDI
ANAMBAS (HK) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas (KKA) meraih piagam penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Keri, Teguh Dwi Nugroho, kepada Wakil Bupati KKA, Wan Zuhendra, di ruang rapat Kantor Bupati lama, Selasa (15/10).
Menuut Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kepri, Teguh Dwi Nugroho, pemberian WTP merupakan predikat tertinggi, karena pemerintah daerah dapat melengkapi empat persyaratan wajib yang harus dipenuhi agar pelaporan mendapat predikat tertinggi.
“Empat persyaratan tersebut antara lain yakni, kecukupan terhadap pengungkapkan, kepatuhan terhadap perundang-undangan dan regulasi, sistem pengendalian internal berjalan dengan baik, dan terakhir tentu saja laporan keuangan pemerintah daerah harus memenuhi kaidah-kaidah dengan standar akutansi pusat yang ditetapkan oleh pemerintah,”ujar Teguh.
WTP tambah dia, bukanlah tujuan akhir, hal ini merupakan sasaran antara bagaimana program-program pembangunan dapat berjalan. “Artinya pemerintah daerah mesti menjadi alat evaluasi atas keberhasilan-keberhasilan pembangunan di Anambas. Serta juga evaluasi kekurangan-kekurangan apa yang harus diperbaiki, ini sebenarnya tujuan laporan keuangan pemerintah daerah,”paparnya.
Lebih jauh ia mengungkapkan, untuk mempertahankan WTP tentu keempat hal tadi harus diupayakan untuk selalu dipenuhi. Meski mendapatkan WTP sambung dia, tidak menutup kemungkinan ada temuan, tentunya apabila ada temuan dari BPK harus segera diperbaiki. “Penyebab lain yang biasanya menjadi ganjalan untuk meraih WTP adalah aset, biasanya dalam catatan aset itu ada namun barangnya tidak ada, atau barangnya ada namun asetnya tidak tercatat. Untuk itu perlu kerja keras untuk memperbaikinya.
Sementara itu Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan WTP yang telah 3 kali diraih. “Kita akan berupaya agar WTP yang telah diraih secara beruntun dapat terus dipertahakan,”katanya.(yud)
