Debit Air Sungai Pulai Hanya 2 cm
PDAM Tirta Kepri saat Konferensi pers terkait Kondisi Waduk Sungai Pulai, Sabtu (26/10/2019). (eva/haluankepri.com)
TANJUNGPINANG (HK)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri mengatakan, saat ini kondisi air di waduk Sungai Pulai sangat memprihatinkan. Hingga Sabtu (26/10) kemarin kapasitas air waduk sungai pulai hanya sekitar 2 cm.
Hal ini disampaikan Direktur PDAM Tirta Kepri, Mamat, SE saat konferensi pers di kantor PDAM Tirta Kepri, Sabtu (26/10) kemarin.
“Hingga kini di kawasan waduk itu yang merupakan waduk tadah hujan hanya dua kali hujan, namun intensitas tidak lebat,” ungkap Mamat.
Mamat juga mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memprediksi cuaca hujan disekitar waduk. Namun, lanjutnya, awan hujan tebal tidak melewati sungai pulai.
“Hal itulah yang membuat air baku di waduk itu menipis ditambah lagi sekitar waduk sudah menjadi kawasan pemukiman dan perkebunan sawit,” paparnya lagi.
Namun begitu, ujar Mamat, untuk pelayanan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan air pelanggan PDAM Tirta Kepri.
Baik dengan melakukan penjadwalan dua hari mati dua hari hidup, atau tiga hari mati, ataupun memaksimalkan waduk gesek untuk mengaliri pelanggan di sekitar km 10 hingga km 4.
Sementara itu, kondisi air di Waduk Gesek 1 meter 42 cm.
“Biasanya waduk gesek hanya sampai km 10 saja, sekarang kita alirkan juga untuk membantu suplai hingga ke km 4,” tegas Mamat.
Selain itu, PDAM Tirta Kepri juga menyediakan air bersih melalui tangki untuk disalurkan kepada pelanggan PDAM Tirta Kepri yang kesulitan air.
“Bagi pelanggan PDAM yang kesulitan air bersih dapat langsung melaporkan ke kantor untuk kami salurkan bantuan air bersih,” pungkas Mamat.(efr)
