Pelajar SD di Sagulung Dikabarkan Hilang
(istimewa)
- Isunya Dijemput OTK pulang Sekolah
SAGULUNG (HK) - Seorang pelajar sekolah dasar (SD) Negeri 008 Sagulung, dikabarkan hilang, setelah pulang sekolah, pada Kamis (31/10) sekira pukul 10.30 WIB siang kemarin.
Orang tuanya, Andi Wiwik, mengatakan, anaknya itu bernama Andi Takdir (7) tahun kelas satu. Menurutnya, anaknya itu hilang saat akan dijemput sang kakak, yang bernama Andi Ririn. Anaknya itu biasanya pulang sekolah dan dilanjutkan dengan les privat baru keluar kelas sekitar pukul 11.00 WIB.
“Tapi sang kakak, pada hari itu tiba-tiba ingin langsung menjemput adiknya sekira pukul 10.30 WIB,” ujar ibunya dengan nada sedih, Jumat (1/11) siang.
Masih lanjutnya, setibanya sang kakak di sekolah tersebut, malah dikatakan salah seorang guru, bahwa anaknya sudah di jemput oleh dua orang wanita yang dikenal oleh anak tersebut.
Karena kakaknya tidak menemui sang adiknya, Ririn pun memutuskan langsung pulang ke rumah dan menyampaikan hal tersebut kepada sang ibu. Namun karena tak pulang sampai sore harinya, akhirnya diputuskan untuk melakukan pencarian dengan mencari ke beberapa tempat yang biasa didatangi oleh anak, di area fanindo.
“Katanya pihak sekolah anak itu memang di jemput sama orang yang dikenal dengan sang anak, makanya pihak sekolah tak menaruh rasa curiga, tapi setelah sang kakak datang ke sekolah, baru pihak sekolah kaget,” jelas sang Ibu.
Mendapatkan hal yang aneh, pihak sekolah pun langsung melakukan ke beberapa tempat yang sering didatangi si anak tersebut.
Pihak sekolah pun mengatakan bahwa saat ini CCTv yang berada di sekolah tersebut tak berfungsi sama sekali, akibat tersambar petir pada beberapa waktu kalau.
“Memang CCTv sudah rusak lama kena sambar petir. Makanya tak bisa dilacak siapa yang menjemput anaknya,” jelas nya ibu saat pihak sekolah mendatangi rumah anak itu.
Ketika dikabarkan hilang, sang anak pun masih mengenakan baju seragam sekolah Batik dan juga bercelana orange, lengkap dengan sepatu dan juga tas.
Karna belum kunjung pulang kerumah, pihak keluarga pun langsung membuat laporan ke Polresta Barelang.
“Kami sudah melapor ke Polresta Barelang pada Kamis (31/10) malam, dan hingga saat ini juga masih terus melakukan pencarian hingga ke daerah Tiban,” lanjutnya.
Ibu dari anak itu juga menceritakan, bahwa dirinya di kota Batam baru tinggal selama 2 tahun terkahir dan tak memiliki keluarga sama sekali. “Nggak ada keluarga lain, hanya orang-orang deket saja,” jelas nya.(ded)
