Game Online Berbahaya Bagi Anak, Ortu Jangan Cuek

Kepala Dinkes Bintan, dr Gama Isnaeni. (dokumen)

BINTAN (HK) - Fenomena game online yang melanda kalangan millenial saat ini sudah mulai mengkhawatirkan. Candunya sudah merajai para remaja hingga anak-anak.

Namun, tahukah para orang tua (ortu) bahaya akan game online bagi kesehatan anak? Lalu apa yang harus dilakukan?

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan meminta agar para ortu tidak cuek melihat anaknya yang sudah kecanduan game online. Sebab, candunya mendatangkan pengaruh buruk bagi kesehatan psikis sang anak.

“Kami dan para orang tua tentunya harus respect dan proaktif terhadap tingkah anak-anak kita apalagi yang suka maen game. Karena lingkungan pertama itu dari keluarga. Jadi peran orang tua sangat penting,” ungkap Kepala Dinkes Bintan dr Gama Isnaeni, Senin (4/11/2019).

Meskipun secara fakta belum ditemukan adanya anak-anak di Bintan yang terserang secara psikis akibat kecanduan game online, namun, Gama tetap mengimbau para orang tua waspada.

Sebab, dia menilai kemajuan teknologi saat ini diikuti hampir seluruh kalangan termasuk anak-anak. Ia mengimbau para orang tua yang membiarkan anak-anaknya memakai smartphone untuk selektif dan rutin mengontrol aktivitas sang anak ketika di jagat maya.

Selain itu, warung internet (warnet) juga sering dijadikan tempat anak-anak dan remaja main game online.

“Soalnya keterlibatan orang tua juga memiliki dampak yang signifikan bagi upaya penekananan kegemaran anak dan pelajar pada permainan game online,” timpalnya. (oxy)