5 Perwira dan 113 Bintara Polda Dibaretkan

WAKAPOLDA Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, melakukan pembaretan kepada 5 Perwira dan 113 Bintara Remaja Dit Samapta Polda Kepri, Rabu (06/11) siang, di Palm Spring, Nongsa.Foto:Nov Iwandra

BATAM (HK) - Sebanyak 5 Perwira Remaja dan 113 Bintara Remaja Dit Samapta Polda Kepri menjalani satu tradisi pembaretan, bertempat di Palm Springs, Nongsa, Selasa (05/11), sore.

Tradisi Pembaretan Tahun 2019 itu, di pimpin lansung oleh Wakapolda dengan mengangkat tema ″Semangat Promoter Dit Samapta Polda Kepri, Siap Jadi SDM Polri Yang Unggul, Untuk Mewujudkan Indonesia Maju″ dihadiri Irwasda Kombes Purwo Lelono, Pejabat Utama Polda Kepri, Instruktur Ditsamapta Polda Kepri serta Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo SIK, MH.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H, menyampaikan, kegiatan tradisi pembaretan terhadap perwira remaja dan bintara remaja adalah suatu tradisi yang dilaksanakan setiap tahun, bagi para Bintara yang baru selesai melaksanakan pendidikan.

“Kegiatan pembaretan ini merupakan sebuah pembentukan diri, sebelum diangkat menjadi anggota Samapta, khususnya di Polda Kepri,” kata Brigjen Pol Yan Fitri Hamimansyah, Rabu (6/11) pagi kemaren.

Artinya apa, imbuh Yan, sebelum para Bintara bergabung ke Tim Samapta Polda Kepri maka mereka harus terlebih dulu untuk perkenalkan kemampuan teknis serta taktis kesemaptaan.

“Tak lain, hal ini bertujuan agar Bintara Remaja sudah siap untuk melaksanakan tugas dengan Profesional serta Terampil,” papar Wakapolda Kepri, dengan semangat.

Di dalam kegiatan tradisi pembaretan tersebut diawali dengan kegiatan “Long March” sejauh puluhan kilometer, dilakukan dengan berjalan kaki, berenang maupun lari dimulai dari Polda Kepri menuju Palm Spring, serta pengambilan Baret Ditsamapta.

“Tugas dan fungsi Samapta sebagai Backbone (tulang punggung). Maka bukanlah tugas yang ringan, sehingga sangat dibutuhkan ketahanan fisik, mental dan kedewasaan dalam sikap dan penampilan,” ungkap Brigjen Yan Fitri.

Dikarenakan, terang Yan, tugas-tugas Samapta itu berada terdepan, dan berhadapan langsung dengan masyarakat. Sehingga seluruh Bintara harus memiliki 6 kemampuan kokoh Samapta, yaitu kemampuan Turjawali (untuk pengaturan penjagaan, pengawalan dan patroli).

“Berkemampuan dalmas, kemampuan tipiring, kemampuan TPTKP, berkemanpuan negosiasi dan kemampuan SAR,” jelas Wakapolda Kepri.

Kemudian, pesannya, kepada seluruh Personel Ditsamapta untuk terus mampu meningkatkan sinergitas dengan TNI - Polri, serta ke instansi pemerintah lainnya, dengan baik.

“TNI - Polri merupakan satu tonggak keutuhan NKRI. Maka jalin terus kerjasama lintas fungsi dan lintas sektoral, dan ke instansi pemerintah guna menunjanh kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas,” ucap Brigjen Yan.

Dan ingat, pungkasnya, hilangkan sikap - sikap arogansi dan sok kuasa di dalam pelaksanaan tugas dilapangan. “Jaga kesehatan serta terus melaksanakan rutinitas olahraga, demi meraih maupun menjaga kebugaran tubuh,” tukasnya. (vnr)