Kemenag Batam Kutuk Keras Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

BATAM (HK) - Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam H. Zulkarnain Umar mengatakan bahwa pihaknya mengutuk keras pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi.

“Yang melakukan itu adalah oknum, jadi saya sampaikan itu jangan dikaitkan dengan agama, ucap ucap Zulkarnain kepada haluankepri.com disela-sela pembukaan HAB Kemenag ke 74 tahun di halaman kantor Kemenag Kota Batam, Rabu (13/11/2019).

Menurut Zulkarnain, tindakan yang tidak terpuji itu tidak ada satupun agama yang mengajarkan. Tapi yang salah itu adalah ketika suatu umat itu tidak memahami agamanya. Apalagi agama islam, Agama islam itu adalah agama rahmatan lil alamin.

Diminta kepada aparat hukum agar mencari dalang dibalik kejadian bom bunuh diri itu, sebab dibalik pelaku itu dinilai ada dibelakangnya.

Orang yang mau mengorbankan nyawanya itu adalah orang yang tidak memahami agamnya, kalau dia memahami agamanya maka dia tidak akan mau melakukan suatu tindakan yang menyakiti dirinya.

Karena agama melarang dan mengutuk orang yang menyakiti dirinya sendiri, apapun itu alasannya tidak ada agama yang membenarkan perbuatan itu.

“Kalau orang itu beriman maka dia pasti akan menjaga dirinya dan nayawanya, karena hal itu hukumnya adalah wajib, bagi setiap individu” jelasnya.

Dia berharap, agar aparat hukum nengusut tuntas kejadian itu sampai keakar-akarnya. Agar kejadian itu tidak terjadi lagi dinegara ini.

“Yang melakukan itu adalah pionnya, yang rela berkorban maju kedepan, perlu ditelusuri yang dibaliknya itu, siapa sih dibelakangnya saat ini, sutradaranya itu harus dicari tau,” tegasnya. (dam)