DPRD Natuna Gelar Paripurna, Bahas Soal Ini

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menyerahkan buku Ranperda Revisi RPKPD kepada ketue Dewan. (fatur/haluankepri.com)

Natuna (HK) - DPRD Natuna menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pidato (PP) Bupati Natuna tentang Ranperda Revisi RPJPD Kabupaten Natuna tahun 2005 - 2025, Senin (18/11/2019).

“Sebelumnya kami telah menerima dua Ranperda yang disampaikan Bupati Natuna, dan sekarang kita akan menerima satu Ranperda lagi yakni Ranperda Revisi RPJPD Natuna yang akan disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna,” kata Ketua DPRD Natuna, Andes Putra.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dalam pidatonya menjelaskan, RPJPD adalah sebuah dokumen perencanaan jangka panjang 20 tahun untuk memberikan panduan pelaksanaan pembangunan jangka menengah bagi kepala derah untuk menjalankan masa pemerintahannya.

Dokumen ini secara umum berisi kebijakan pembangunan baik visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan beserta target dari indikator sasaran pokok yang ingin di capai.

“Perubahan ini dilaksanakan pertama terjadinya perubahan terhadap kewenangan daerah pasal berlakunya UU 23 tahun 2014 dan sejumlah regulasi yang dipandang akan berdampak langsung pada pencapaian visi dan misi dalam RPJPD. Alasan selanjutnya perubahan signifikan terkait kondisi, tantangan, persamalahan dan isu strategis pembangunan internasional maupun regional terhadap Natuna,” kata Wabup Ngesti.

Alasan berikutnya adalah perlunya penyesuaian dengan dokumen RTRW Natuna dan perencanaan lainnya. Berikutnya alasan RPJD belum mengakomidir pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SSGS). Sedangkan alasan yang kelima adalah perlunya peninjauan ulang khusus arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan pada fase ke tiga (2016 - 2021) dan fase ke empat (2021 - 2025).

“Penyusunan Rencana perubahan RPJPD ini sudah melalui beberapa tahapan mulai dari konsultasi publik, konsultasi Provinsi Kepri rancangan awal perubahan RPJPD, Musrenbang menjadi rancangan akhir perubahan,” jelas Wabup Ngesti.

Hadir pada acara itu seluruh unsur FKPD dan OPD Kabupaten Natuna, tokoh masyarakat, pemuka agama dan unsur pemuda. (fat)