Mesin X-ray Bandara Letung Tidak Optimal, Ini Kata DPRD Anambas

Bandara Letung (yudi/haluankepri.com)

Anambas (HK) - Mesin X-ray Bandara Letung dikabarkan beroperasi optimal. Dari informasi yang dihimpun, X-ray Bandara yang berlokasi di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur itu, beroperasi hanya sebelah saja. Tidak optimalnya X-ray Bandara diperkirakan telah terjadi hampir setahun belakangan.

H. Nur Adnan Nala Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengaku telah mendapatkan laporan terkait hal itu, dan meminta kepada pihak berwenang untuk segera mengganti X-ray yang rusak tersebut.

“Saya sudah mendapatkan informasi terkait hal ini, pastinya kerusakan itu harus segera diperbaiki atau sebaiknya diganti,”ujar Nala, Senin (18/11/2019)

Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Jemaja dan Jemaja Timur, tempat Bandara itu berada itu mengingatkan, masalah X ray ini dapat berimplikasi kepada lemahnya sistem pengamanan Bandara Letung.

“Akibat lemahnya keamanan, dikhawatirkan hal-hal negatif bisa lolos, sepert narkoba, dan lainnya,” tegasnya.

“Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama jangan sampai kelemahan-kelemahan ini dimanfaatkan oleh pelaku kriminal,” ucapnya.

Sementara Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Letung, P Abdul Azis membenarkan hal itu, bahkan ia mengaku telah menindak lanjuti tidak optimalnya X-Ray tersebut.

“Tahun 2020 telah disetujui pengadaan 1 unit X-ray. Jadi, nanti akan ada dua,” tuturnya.

Untuk peningkatan keamanan, sementara ini pemeriksaan barang bawaan penumpang masih dilakukan secara manual. Sebetulnya menurut Azis, pemeriksaan manual ini lebih baik hanya agar repot, untuk di Letung sendiri masih tidak masalah sebenarnya, kecuali penumpang sampai 200 orang seperti di Batam sehingga membutuhkan alat.

“Untuk perbaikan X-ray teknisinya tersendiri dari Kementrian Perhubungan yang akan diturunkan ke lokasi-lokasi, karena ini untuk seluruh Indonesia jadi harus menunggu jadwalnya,” tutupnya.(yud)