KARIMUN (HK)-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun melakukan verisikasi berkas lamaran yang masuk terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Usai penutupan tahapan pendaftaran, sebanyak 3.623 pelamar yang ikut mendaftar.
“Setelah penutupan, maka tahapan yang kami lakukan adalah melakukan verifikasi tahap 1 berkas lamaran yang masuk dari 3.623 pelamar. Untuk melakukan verifikasi itu, kami menurunkan sebanyak 24 orang verifikator,” ungkap Kepala BKPSDM Kabupaten Karimun, Sudarmadi melalui Kabid Mutasi, Pengadaan dan Informasi, Rahmadi, Senin (2/12/2019).
Kata Rahmadi, sebanyak 24 verifikator itu berasal dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Karimun, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan BKPSDM Kabupaten Karimun. Para verifikator melakukan verifikasi sesuai formasi masing-masing, misalnya verifikator dari Dinkes melakukan verifikasi berkas formasi di Dinkes.
Menurut dia, verifikasi dilakukan selama 10 hari. Setelah proses verifikasi selesai dilakukan, maka hasilnya akan diumukan. Namun, sebelumnya diberikan masa sanggah selama 3-4 hari bagi pelamar yang akan melakukan sanggahan. Jika memang tak ada masalah, tahapan selanjutnya akan menunggu BKN menarik data hasil verifikasi tersebut.
“Tim verifikator ini bekerja keras untuk melakukan verifikasi data. Mereka akan bekerja selama 10 hari ke depan. Tim ini bahkan bekerja sampai lembur. Kualitas dari verifikasi ini yang diutamakan, agar hasilnya bagus. Sebab, ini akan menyangkut masa depan banyak orang,” ujarnya.
Rahmadi menyebut, dari 3.623 pelamar yang ikut bertarung memperebutkan 122 lowongan CPNS di Pemkab Karimun tersebut, paling banyak berasal dari Kepri. Namun, ada juga pelamar dari daerah lain bahkan termasuk dari daratan Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi. Hanya saja, Rahmadi belum bisa menentukan berapa besar persentasi pelamar asal Kepri.
“Kami menyarankan kepada seluruh pelamar yang ikut dalam pendaftaran CPNS di Pemkab Karimun, agar sering-seringlah membuka website. Sebab, akan ada pengumuman-pengumunan terbaru yang akan disampaikan dalam web tersebut. Semua pemberitahuan memang dishare dalam web yang telah ditentukan,” jelas Rahmadi.
Dikatakan Rahmadi, jika dilihat dari jumlah pelamar yang ikut mendaftar sebagai CPNS di Karimun, jumlahnya lumayan banyak. Artinya, antusiasme pelamar sangat tinggi. Hanya saja, meski pelamar sangat antusias tapi sejumlah formasi CPNS masih banyak yang kosong atau
sepi peminat.
Menurut dia, dari berkas pendaftaran yang telah masuk, formasi guru menjadi terbanyak pendaftar dengan jumlah pelamar mencapai 1.737 orang. Sementara formasi diminati kedua yakni formasi teknis dengan 1.287 pelamar, dan untuk formasi tenaga kesehatan dengan 598
pelamar.
“Paling banyak peminatnya itu untuk formasi guru. Kemudian, untuk tenaga teknis dan terakhir itu tenaga kesehatan. Sementara, masih ada 5 formasi yang masih kosong dan belum ada yang mendaftar. Kita tak tahu juga apa penyebab 5 formasi itu tak ada yang mendaftar,” ujarnya. (ham)











